PEJABAT BARU: Prosesi pelantikan Ketua DPRD Boyolali pengganti antar waktu (PAW) Marsono (kanan), resmi dilakukan pada Kamis (12/8) melalui sidang paripurna istimewa. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
BOYOLALI , RAKYATJATENG – Prosesi pelantikan Ketua Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Boyolali pengganti antar waktu (PAW) resmi dilakukan pada Kamis (12/8) melalui sidang paripurna istimewa.
Anggota fraksi PDIP, Marsono resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Boyolali menggantikan S. Paryanto yang tutup usia pada Juni lalu.
Pengambilan sumpah dan pelantikan Ketua PAW ini ditetapkan langsung melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah nomor 170/59 tahun 2021 tertanggal 2 Agustus 2021 tentang peresmian pemberhentian dan peresmian pengangkatan Pimpinan DPRD Boyolali masa jabawat 2019-2024.
Proses pelantikan ini dilakukan secara terbatas dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat. Seluruh undangan mengenakan masker dan menjaga jarak. Hanya 44 anggota DPRD, Bupati Boyolali, Sekretaris DPRD dan Muspida saja yang mengikuti secara luring. Sedangkan organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat bisa menyaksikan secara daring.
Ketua DPRD PAW Boyolali Marsono mengatakan kekosongan kursi terjadi sejak berpulangnya S. Paryanto pada 3 Juni lalu. Sementara itu, sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD. Sesuai pesan Bupati Boyolali, agenda kenegaraan harus segera diselesaikan dengan pelantikan Ketua DPRD yang baru.
“Roda pemerintahan harus tetap jalan. Kami akan segera melakukan konsolidasi internal dengan melibatkan semua fraksi dan komunikasi dengan seluruh anggota dewan akan segera dilakukan. Seluruh kebijakan ketua Sebelumnya akan kami teruskan,” terang Marsono yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Boyolali. (rgl/dam/JPC)