Hindari Jalur di Simpang Tugu Lilin, Rawan Macet

November 22, 2021

Pengendara roda dua dan roda tiga yang melintasi Jalan Joko Tingkir Pajang mengalami kemacetan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

SOLO, RAKYATJATENG – Arus lalu lintas di Jalan Joko Tingkir, Pajang, Laweyan dari simpang tiga Tugu Lilin hingga Jalan Parang Kusumo, Kota Solo, terpantau padat merayap dalam sebulan terakhir. Untuk meminimalkan potensi kemacetan, masyarakat diminta bijak dalam menentukan rute alternatif dan waktu perjalanan.

Pantauan pada kemarin siang, penataan drainase dan perbaikan Jalan Joko Tingkir tahap kedua dari selatan Lapangan Makamhaji hingga Jalan Parang Kusumo sisi Kali Jetis, Sukoharjo dimulai sejak 20 Oktober lalu.

Proyek ini membuat lalu lintas sekitar terpantau padat, seiring intensnya giat konstruksi di kawasan tersebut. Sejumlah pengguna jalan pun mulai mengeluh akan kemacetan akibat giat konstruksi tersebut.

Sebulanan di lokasi memang jadi lebih macet, tepatnya kalau nekat lewat jalan utamanya. Kalaupun cari jalur alternatif lewat kampung, ternyata juga belakangan ini sama macetnya. Semua pengendara banyak yang memutuskan masuk jalan kampung usai terkena macet di jalur utama.

Perbaikan jalan plus penataan drainase proyek itu juga membuat aksessbilitas warga sekitar sedikit terhambat. Hal ini karena beberapa gang tertutup proyek untuk beberapa waktu, sementara jalan lingkungan jadi makin ramai untuk lalu lalang kendaraan.

“Macet terus. Ini pekerjaannya sudah di kanan dan kiri jalan, jadi tambah macet. Lha kendaraannya juga sama-sama nggak mau ngalah. Kadang juga masuk ke jalan kampung. Ya moga-moga lekas rampung, karena kan infonya jalannya jadi lebih lebar dan lebih baik dari sebelumnya,” harap warga sekitar, Pradipa.

Sementara itu Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta Ari Wibowo meminta masyarakat maupun para pengguna jalan lebih bijak dalam menentukan rute perjalanan. Termasuk dalam pemilihan waktu perjalanan.

Komentar

VIDEO TERKINI