ASN Klaten Diimbau Beli Beras Rojolele Srinar-Srinuk, Harganya Rp13.000 per Kilogram

November 19, 2021

Beras Rojolele Srinar-Srinuk dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram, menurut Sukardi harga ini relatif lebih murah dibandingkan harga beras premium di pasaran. ANTARA/HO-Dinas Kominfo Klaten

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tengah mencanangkan program penanaman padi Rojolele Srinar dan Srinuk secara masif dan para aparatur sipil negara (ASN) setempat diimbau membelinya untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen.

Salah satu bentuk doorongan serius untuk memaksimalkan pengembangan varietas padi unggulan tersebut, Bupati Klaten juga telah menerbitkan Inbup Nomor 1 Tahun 2020 yang berisi imbauan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli beras Rojolele Srinar-Srinuk yang merupakan produk lokal Klaten.

Adanya Inbup tersebut, diharapkan ASN bisa ikut membeli varian beras Rojolele yang telah dikembangkan sejak 2013 tersebut, sehingga hasil panen petani padi dapat terserap optimal.

Hingga saat ini jumlah lahan tanam varietas padi unggulan asli Kota Bersinar ini terus bertambah dan semakin banyak petani lokal yang ikut menanam.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten Widiyanti mengatakan saat ini lahan pengembangan padi Rojolele Srinar-Srinuk mencapai 150 hektare.

Seluas 100 hektare merupakan lahan yang diinisiasi oleh Pemkab Klaten dan sisanya dikembangkan oleh petani lokal secara mandiri serta tersebar di 12 kecamatan; Polanharjo, Delanggu, Wonosari, Juwiring, Karanganom, Trucuk, Ceper, Kalikotes, Klaten Selatan, Jogonalan, Karangnongko, dan Manisrenggo.

“Bertambahnya petani yang menanam dan ikut mengembangkan padi Srinar-Srinuk ini harus diimbangi dengan jaminan panennya terserap,” kata Widiyanti di Klaten, Kamis (18/11/2021).

Tidak hanya menjamin keterserapan panen padi Rojolele Srinar-Srinuk di tingkat petani, kata Widiyanti, kebijakan tersebut juga turut meningkatkan kesejahteraan petani karena peningkatan harga jual gabah kering panen.

Menurutnya harga gabah kering panen dari varietas padi yang biasa ditanam petani lokal rata-rata Rp3.800 hingga Rp4.200 per kilogram, dengan menanam varietas Rojolele Srinar-Srinuk, gabah kering panen petani dihargai Rp4.800 hingga Rp5.000 per kilogram.

Komentar

VIDEO TERKINI