Dukung Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI, Ini Harapan Ketua MPR Bambang Soesatyo

November 3, 2021

JAKARTA, RAKYATJATENG – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung usulan Presiden Joko Widodo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan pensiun pada 8 November 2021.

Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebutkan prestasi dan rekam jejak Jenderal Andika Perkasa tidak perlu diragukan.

Salah satunya ditunjukkan dengan meraih Bintang Kartika Eka Paksi, tanda kehormatan yang dikeluarkan oleh TNI Angkatan Darat untuk anggota korpsnya di bidang militer yang telah menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan dan jasa-jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban tanpa merugikan tugas pokok.

“Ia juga meraih Bintang Yudha Dharma adalah sebuah tanda kehormatan yang dikeluarkan oleh angkatan bersenjata yaitu Kapolri dan Tentara Nasional Indonesia secara bersama,” kata Bamsoet, dalam keterangannya, Rabu (3/11/2021).

Sebagai perwira lulusan Akademi Militer 1987, lanjut Bamsoet Jenderal Andika Perkasa sangat berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus).

“Bahkan ia mengawali kariernya sebagai perwira pertama infanteri di jajaran korps baret merah (Kopassus) Grup 2/Para Komando dan Satuan-81/Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun,” katanya.

Ketua DPR RI ke-20 itu menjelaskan berbagai posisi strategis juga pernah ditempati Jenderal Andika Perkasa. Antara lain, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ke-39 (23 Juli 2018-22 November 2018), Komandan Kodiklat TNI AD (4 Januari 2018-23 Juli 2018).

Jauh sebelumnya, Andika Perkasa menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden pada 2014. Kemudian sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura (2016).

Jenderal Andika Perkasa, kata Bamsoet juga memiliki rekam jejak akademis yang mumpuni. Andika Perkasa menamatkan pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University (Northfield, Vermont, Amerika Serikat).

Komentar

VIDEO TERKINI