Sebar Video Hoaks Penculikan Anak, Pria Ini Berurusan dengan Polisi

September 30, 2021

Ilustrasi: int

SEMARANG, RAKYATJATENG – Seorang pria di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, harus berurusan dengan satuan virtual police Ditreskrimsus Polda Jateng lantaran menyebarkan video hoaks tentang percobaan penculikan anak.

Pria berinisial HR warga Ngablak, Kabupaten Magelang itu mengunggah video dan disebarkan ke media sosial (medsos).

Ditemukannya pengunggah video hoaks tersebut setelah tim yang mengawaki virtual police dan virtu alert melakukan patroli siber.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan kejadian itu. Pihaknya menegaskan HR telah diminta klarifikasi oleh petugas Ditreskrimsus.

“HR sudah tiga kali diperingatkan melalui akun Facebook, namun tidak merespons. Akhirnya, petugas langsung meluncur ke Magelang mencari yang bersangkutan sesuai alamat KTP. Setelah itu, dia diajak ke polsek setempat untuk memberikan klarifikasi,” kata Iqbal, Rabu (28/9/2021).

Menurutnya, di hadapan petugas, HR mengakui telah mengunggah video yang mengatakan ada penculikan anak di Dusun Durensawit, Desa Selomerah, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang di akun Facebook Lucky Sak Josse Shters.

Kata pelaku video itu didapatkan di grup WhatsApp alumni sebuah sekolah di Magelang, lalu mengunggah ke Facebook dengan ditambahi caption atau tulisan “untuk menambah kewaspadaan orangtua”.

“Faktanya, dari Kapolres Magelang, AKBP M Sajarod Zakun, menegaskan jika video tentang percobaan penculikan anak itu betul-betul palsu atau bohong. Kepastian itu diperoleh setelah Polres Magelang melakukan penyelidikan,” imbuh Iqbal.

Cerita tentang penculikan anak itu, tambahnya, bermula dari seorang anak yang mengambil borgol milik tetangganya tanpa izin. Borgol itu kemudian dimainkan dan tiba-tiba terkunci.

“Anak tersebut kemudian panik dan pulang ke rumahnya. Mungkin karena takut dimarahi, dia mengarang cerita tentang percobaan penculikan anak,” terangnya.

Komentar

VIDEO TERKINI