Hendi Apresiasi Inovasi Tim Pengabdian Masyarakat Lanjut Usia Undip

September 21, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Penduduk lanjut usia (lansia) di Kota Semarang terus bertambah dengan semakin meningkatnya harapan hidup para lansia.

Namun di sisi lain, dengan bertambahnya jumlah penduduk lansia, fokus pelayanan kesehatan pada kelompok lansia juga diharapkan meningkat, mengingat lansia masuk dalam kelompok rentan.

Sebuah inovasi pun hadir di Kota Semarang bernama model circuit station, dimana pada lansia di Kota Semarang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Adapun sistem yang diterapkan dalam circuit station merupakan bentuk modifikasi dari program BPJS Kesehatan yang sudah banyak dikenal masyarakat, yaitu Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Secara detail pada lansia dilakukan skrining untuk mendeteksi penyakit lanjut usia atau kronis. Apabila terdapat lansia yang terdeteksi suatu penyakit, maka akan segera dilakukan sistem rujukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sasaran dari kegiatan ini ialah lansia yang mempunyai penyakit hipertensi dan diabetes melitus.

Terkait program itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi inovasi yang diinisiasi oleh tim Pengabdian Masyarakat Lanjut Usia Universitas Diponegoro (Undip) tersebut.

Hal itu disampaikan wali kota yang akrab disapa Hendi saat membuka Layanan kesehatan lansia Puskesmas dan Klinik Pratama di Klinik Graha Syifa Gunungpati, beberapa waktu lalu.

“Layanan ini tentu menjadi modifikasi yang luar biasa dalam pelayanan kesehatan termasuk bagi lansia. Kita tahu, lansia menjadi salah satu kelompok rentan yang butuh mendapat perhatian khusus selama pandemi Covid-19 ini,” kata Hendi.

Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mewujudkan layanan kesehatan paripurna bagi seluruh warga Kota Semarang. Salah satunya menurut Hendi adalah program UHC atau Universal Health Coverage.

Komentar

VIDEO TERKINI