Dinkes Boyolali Targetkan Vaksinasi 17.250 Dosis per Hari

September 16, 2021

Sejumlah tenaga kesehatan melakukan proses penyuntikan vaksinasi kepada masyarakat umum di Desa Bangak Banyudono Boyolali. ANTARA/HO-Penerangan Kodim 0724 Boyolali.

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, menargetkan menyuntik vaksin sebanyak 17.250 dosis pertama dengan sasaran masyarakat umum di seratusan desa yang tersebar di 22 kecamatan di daerah itu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Insan Adi Asmono menyatakan pihaknya dalam percepatan vaksinasi dosis pertama menargetkan vaksinasi sebanyak 17.250 sasaran per hari, di 115 desa yang tersebar 22 kecamatan.

“Dari 115 desa yang digelar vaksinasi serentak itu, masing-masing desa rata-rata 150 dosis per hari, sehingga totalnya bisa mencapai 17.250 sasaran,” katanya di Boyolali, Kamis (16/9/2021).

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Boyolali terus mengebut program percepatan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok, sehingga masyarakat terhindar dari penularan COVID-19.

Selain itu, ujar dia, vaksinasi di Boyolali pada Kamis (16/9) ini, juga dilakukan oleh relawan Projo dengan sasaran 1.500 dosis masyarakat di Kecamatan Banyudono dan 1.000 dosis di Wonosegoro. Dia mengatakan rata-rata 17.250 dosis per hari hanya dari dinkes, belum termasuk dari relawan, baik dukungan dari TNI maupun Polri.

Sementara perkembangan data masyarakat yang sudah vaksinasi di Boyolali, hingga Rabu (15/9) mencapai 265.663 sasaran dosis pertama atau sekitar 31,8 persen, sedangkan dosis kedua sebanyak 127.354 sasaran.

Dinkes Kabupaten Boyolali, sebelumnya menyebutkan bakal mengerahkan bidan desa untuk mendukung percepatan penuntasan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Menurut Insan Adi Asmono, percepatan vaksinasi di Boyolali dengan strategi baru, vaksinasi berbasis bidan desa, setiap desa satu tim.

Selain menyediakan pelayanan vaksinasi COVID-19 di puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan, ia mengatakan dinas kesehatan mengerahkan 267 bidan desa untuk membantu pelaksanaan vaksinasi.

Komentar

VIDEO TERKINI