Kota Semarang Level 2, Warung Makan Bisa Buka Hingga Pukul 9 Malam

September 1, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kota Semarang sebagai bagian dari wilayah aglomerasi Semarang Raya, berhasil menjadi ibu kota pertama di pulau Jawa dan Bali yang turun status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2.

Status tersebut membuat Kota Semarang menjadi ibu kota Provinsi pertama, serta kota besar pertama di Jawa-Bali yang berhasil menurunkan status PPKM menjadi level 2.

Hal ini merupakan kedua kalinya Kota Semarang menjadi yang terdepan dalam penanangan Covid-19, setelah sebelumnya ibu kota Jawa Tengah ini juga menjadi kota besar pertama di Jawa-Bali yang berstatus level 3, sebelum kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, hingga Jakarta.

Turunnya Kota Semarang ke Level 2 diikuti wilayah aglomerasinya seperti Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak dan Kabupaten Semarang atau disebut Semarang Raya.

Adapun atas penetapan status PPKM Level 2 di wilayah yang dipimpinnya, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan para stakeholder, yang telah berupaya menerapkan protokol kesehatan dan aturan saat PPKM berlangsung.

Ucapan tersebut disampaikan Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pada sesi pemberian keterangan pers yang digelar di Balai Kota Semarang, Selasa (31/8/2021).

“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang, jajaran TNI-Polri, jajaran Pemkot Semarang, Forkopimda di tingkat kota dan provinsi, termasuk Pak Gubernur, dan stakeholder lainnya yang terus mendukung tren baik ini terus terjaga. Tanpa kontribusi dari seluruh elemen di Kota Semarang, tren penurunan level PPKM ini tidak dapat terjadi,” tutur Hendi.

Adanya perubahan status PPKM di Kota Semarang itu pun segera ditindaklanjutinya dengan mengeluarkan Instruksi Walikota Semarang Nomor 4 Tahun 2021 yang juga telah diunggah pada portal hendrarprihadi.com.

Komentar

VIDEO TERKINI