Ruang Kelas Ambrol, Siswa SD di Kudus Terpaksa Belajar di Musala

Agustus 31, 2021

KUDUS, RAKYATJATENG – Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) kelas III SD 4 Prambatan Kidul, Kudus, dipindah di musala sekolah itu kemarin. Lantaran ruang kelas III ambrol.

Diberitakan belum lama ini kelas I dan III SD 4 Prambatan Kidul ambruk sejak Desember 2020 dan kelas II juga tidak bisa dipakai karena kondisi atapnya sudah rapuh. Rangka atap disangga dengan bambu.

Sekolah terpaksa menggunakan sistem shift. Agar seluruh siswa di sekolah itu mendapatkan pembelajaran langsung dari guru.

Hanya saja siswa kelas III sementara belajar di Musala. Jumlahnya 10 siswa.

Kedua mata Muhammad Kharis siswa kelas III SD 4 Prambatan Kidul fokus menatap guru di depannya. Di sela-sela penjelasan, Kharis menunduk ke bawah sambil menulis keterangan guru di buku yang ia letakkan di lantai musala.

Tidak ada meja maupun kursi di musal tersebut. Semua dilakukan dengan lesehan.

Posisinya sambil bersela. Beberapa kali ia mengubah posisi duduk selanya.

Muhammad Kharis tak sendirian. Ada Sembilan siswa yang senasib dengan dirinya. Hal itu terpaksa, karena ruangan kelas III yang biasa mereka tempati ambruk akhir tahun kemarin.

Mereka duduk lesehan tanpa alas apapun. Mereka rela menulis dengan membungkuk karena Duduknya diatur berjarak. Sekitar satu meteran. Hal itu untuk mematuhi protokol kesehatan.

Meski keadaan serba terbatas, mereka terlihat bersemangat.

Guru beberapa kali melempar pertanyaan, para siswa spontan menjawab dengan kompak dan suara lantang.

”Ya, senang bisa kumpul teman. Menulisnya memang sedikit tidak enak karena mejanya tidak ada. Masih enak belajar di kelas,” ungkap salah satu siswa Muhammad Kharis.

Komentar

VIDEO TERKINI