Ganjar Gagas Tanjung Emas Jadi Pelabuhan Hortikultura Semarang

Agustus 15, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas pertanian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajukan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi pelabuhan hortikultura. Gagasan itu sudah disampaikan, dan saat ini tinggal menunggu persetujuan dari kementerian.

“Saya sudah menulis surat agak lama sih, kok tidak turun-turun. Kebetulan tadi bertemu Pak Menteri, saya minta agar pelabuhan Semarang ini dijadikan pelabuhan hortikultura. Tinggal tunggu tanda tangan dari menteri. Dengan cara itu harapan kita nanti produk pertanian kita bisa diekspor dari sini,” kata Ganjar, usai mengikuti acara pelepasan ekspor komoditas pertanian Provinsi Jawa Tengah, di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (14/8/2021).

Dalam acara yang juga dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo secara virtual tersebut, Provinsi Jawa Tengah melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp400 miliar ke 36 negara.

Komoditas tersebut terdiri atas sektor perkebunan, seperti pala, biji kopi, minyak sawit, gula merah, dan karet lembaran.

Sementara dari sektor tanaman pangan ada edamame, porang, kacang hijau, dan tepung jagung. Komoditas berikutnya dari sektor hortikultura seperti daun pakis dan ruskus, okra, dried taro leaf, bonsai, bunga melati, kapulaga, kunyit, dan daun cincau.

“Daun pakis saja bisa kita kirim, bunga melati ternyata semuanya indah dan bisa dijual juga. Perkebunannya ternyata kita juga punya pala, lalu ada kopi. Sarang burung walet juga harganya stabil di tengah kondisi seperti ini. Eksportirnya tadi bilang, sudah lima tahun melakukan ini. Lalu kayu, edamame, dan tentu saja porang yang saat ini sangat bagus,” jelas Ganjar.

Tingginya ekspor sektor hortikultura, perkebunan, dan tanaman pangan itu, lanjut Ganjar, membuktikan dalam pandemi ini kondisi perekonomian masih tumbuh, meskipun serapan tenaga kerja masih belum maksimal.

Komentar

VIDEO TERKINI