Puluhan Anak di Klaten Jadi Yatim Piatu karena Covid

Agustus 5, 2021

Pemerintah Desa Plawikan saat memberikan bantuan salah satu anak yang menjadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19 (ISTIMEWA)

KLATEN, RAKYATJATENG – Puluhan anak di Klaten, Jawa Tengah, menjadi yatim piatu setelah orang tuanya meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Saat ini asesmen masih terus dilakukan oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos dan P3AKB) Klaten.

“Untuk pendataan sudah kami lakukan. Tetapi saat ini masih kita lakukan asesmen di beberapa keluarga. Total ada 20 keluarga yang akan kita asesmen,” jelas Kepala Dinsos dan P3AKB M Nasir, Rabu (4/8/2021).

Asesmen dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan anak. Dalam pelaksanaannya menggandeng Pusat Layanan Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PLKSAI) Klaten. Saat ini, asesmen baru dilakukan di 10 keluarga yang anaknya menjadi yatim piatu.

Dari asesmen itu nantinya diarahkan untuk dilakukan pendampingan terhadap anak-anak yang telah ditinggal orang tua mereka. Termasuk memastikan pengasuhan, pendidikan, akses kesehatan, dan identitas anak. Maka itu, dari hasil asesmen tersebut menjadi dasar untuk tindakan selanjutnya.

“Manakala tidak diasuh, bisa dirujuk ke panti sosial milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemprov. Termasuk dengan lembaga sosial serta yayasan anak di Klaten,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, dari 20 keluarga itu ada sekitar 40 anak yang menjadi anak yatim piatu. Mengingat dalam satu keluarga bisa memiliki lebih dari satu anak. Maka itu, ke depan akan dilakukan pendampingan terkait psikologis anak dengan menggandeng PLKSAI.

“Untuk sebaran di mana saja, kita masih tunggu hasil dari asesmen. Mengingat ini baru awal kita melakukan asesmen,” ucapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI