500 Pelajar Kurang Mampu di Solo Bakal Divaksin dan Diberi HP

Agustus 4, 2021

Guru dan karyawan SMAN 3 Surakarta mempersiapkan lokasi vaksinasi pelajar, Selasa (3/8). (MANNISA/RADAR SOLO)

SOLO, RAKYATJATENG – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kembali melakukan percepatan vaksinasi dengan menyasar kelompok usia 12-17 tahun. Rencananya, 500 pelajar SMP dan SMA/SMK dari keluarga tidak mampu di Kota Bengawan bakal menjalani vaksinasi pertama.

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming memastikan percepatan vaksinasi akan terus dilakukan. Sembari menyelesaikan berbagai program percepatan yang sebelumnya telah dilakukan, kali ini pemkot menyasar vaksinasi kelompok anak dan remaja (pelajar) di Kota Solo.

“Besok, kami mulai vaksinasi untuk kelompok usia 12-17 tahun. Untuk tahap pertama kami akan pilih 500 siswa dulu,” terang dia saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Selasa (3/8).

Vaksinasi dilaksanakan di SMA Negeri 3 Surakarta. Sebanyak 500 pelajar yang dipilih sebagai penerima vaksin itu merupakan pelajar dari keluarga kurang mampu.

“Ketersediaan vaksin kami masih cukup, paling tidak aman untuk seminggu. Ini masih jalan vaksinasi dosis kedua untuk halodok dan pelajar. Di Agustus ini kami kejar per sekolahan,” ujar walikota.

Percepatan vaksinasi untuk pelajar ini juga merupakan langkah memperlancar pembelajaran tatap muka (PTM). Meski belum ada keputusan kapan PTM dimulai kembali, paling tidak vaksinasi pelajar ini bisa memberikan kekebalan imunitas bagi para siswa maupun semua tenaga pendidikan di lingkungan sekolah.

“Jika ada warga luar daerah tapi sekolah di Solo nanti akan kami urus. Kami usahakan tetap diberi vaksin, agar per sekolah itu bisa menerima vaksinasi semua,” terang Gibran.

Berdasarkan data vaksinasi Pemerintah Kota Surakarta yang diperbarui hingga 3 Agustus pukul 15.28, capaian vaksinasi pada pemberian dosis pertama telah menyentuh angka 290.984 sasaran.

Komentar

VIDEO TERKINI