Lagi, 2 Petani di Sragen Tewas Kesetrum Jebakan Tikus

Agustus 2, 2021

SRAGEN, RAKYATJATENG – Kasus petani meregang nyawa akibat kesetrum jebakan tikus seolah tidak ada habisnya. Pekan lalu, dua petani di Sragen tewas. Sejauh ini sudah ada belasan petani yang meninggal sia-sia di lumbung pangannya.

Kejadian pertama di wilayah Cumleng, Desa Tangkil Kecamatan Sragen Kota pada Kamis (29/7) malam. Lantas disusul pada Sabtu (31/7) malam di Ngawen, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal.

Korban pertama yakni Sukimin, 57, warga Desa Tangkil. Jenazahnya ditemukan sekitar pukul 19.00. Laporan ke kepolisian disampaikan anak korban yakni Danang Setiawan, 34. Awalnya korban berangkat ke sawah sekitar pukul 16.00 untuk memasang jebakan tikus dengan arus listrik.

Namun hingga pukul 18.30, keluarga korban merasa khawatir karena korban belum juga pulang ke rumah.

Kemudian pihak keluarga mencari korban di sawah. Mereka kaget melihat Sukiman telungkup dengan posisi kabel atau kawat jebakan tikus berada di bawah.

Pihak keluarga lantas meminta pertolongan warga sekitar. Hingga akhirnya Sukiman dievakuasi ke rumah duka.

Dua hari kemudian, Munadi, 51, warga Nguter RT 13, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal yang bernasib serupa. Jasadnya ditemukan sekitar pukul 21.00 di areal persawahan miliknya.

Dia pergi ke sawah sore hari dengan mengendarai sepeda motor. Hingga pukul 19.00, keluarga menunggunya di rumah. Namun petani lain melihat sepeda motor Munadi terparkir di pinggir jalan area persawahan. Saat dicari dengan senter, Munadi ditemukan tewas dengan posisi terlentang di pematang sawah.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso menyampaikan kedua korban diperiksa Tim Inafis Polres Sragen dan tim kesehataan Puskesmas. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Komentar

VIDEO TERKINI