Sempat Capai 96 Persen, BOR RS Rujukan Covid-19 di Kudus Sudah di Bawah 20 Persen

Juli 29, 2021

KUDUS, RAKYATJATENG – Bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kudus sudah di bawah 20 persen, dari semula yang sempat mencapai 96 persen. Sementara untuk keterisian ruang ICU, menurun hingga kisaran 60 persen dari total 66 ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kudus Badai Ismoyo menyebut, penurunan BOR tersebut menjadi sesuatu yang harus disyukuri. Sebab, Kota Kretek sempat ditetapkan sebagai wilayah zona merah. Karena total kasus aktif sempat mencapai 2.342 pasien. Dengan kasus harian tertinggi mencapai 479 orang.

Lonjakan pasien ini, sempat membuat tingkat BOR seluruh rumah sakit di Kudus mencapai 96 persen. Keadaan semakin memburuk ketika ratusan tenaga kesehatan (nakes) turut terinfeksi, sehingga membuat berbagai fasilitas kesehatan kewalahan menangani pasien.

Namun, saat ini tak ada desa di Kudus berstatus zona merah. Yang tersisa hanya 44 desa berstatus zona oranye. Juga 20 desa zona kuning. Sedangkan 22 desa lain berstatus zona hijau.

”Dengan kondisi seperti itu, keterisian BOR jelas di bawah 25 persen. Harusnya kita sudah masuk level 2. Tetapi ini nyatanya masih dikategorikan PPKM level 4. Mungkin ada kehati-hatian dari pemerintah provinsi dan pusat,” imbuhnya.

Sedangkan untuk data kasus Covid-19 di Kudus sampai sejauh ini, hanya ada 241 kasus per Selasa (27/7). Dari jumlah itu, 170 pasien menjalani isolasi mandiri dan 71 dirawat di rumah sakit. Sementara jumlah penambahan kasus harian ada 43 kasus. Namun jumlah angka kesembuhan juga tinggi, mencapai 40 pasien.

”Selain itu angka kematian harian juga rendah. Hanya dua, tiga, sampai lima. Tidak sampai puluhan,” terangnya.

Komentar

VIDEO TERKINI