Semarang Terapkan PPKM Level 4, Makan di Tempat Boleh 30 Persen, Mal Tutup

Juli 26, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kota Semarang, Jawa Tengah, menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 mulai hari ini, Senin (26/7/2021) hingga 2 Agustus 2021. Sedikit berbeda dengan PPKM Darurat sebelumnya, kali ini dengan sedikit pelonggaran.

Salah satu yang dilonggarkan terkait kegiatan usaha tempat makan. Jika sebelumnya pada pemberlakuan PPKM Darurat sama sekali tidak diperbolehkan melayani makan di tempat dan hanya layanan pesan antar, kali ini diperbolehkan makan di tempat tapi hanya sebanyak 30 persen dari kapasitas pengunjung. Selain itu, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tempat makan itu dibatasi kalau di dalam Inmendagri adalah 3 orang. Tapi kalau dalam peraturan wali kota kita sesuaikan menjadi 30%, karena situasi di lapangan ini kan kita boleh memodifikasi,” jelas Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Senin (26/7/2021).

Selain itu, usaha tempat makan dibolehkan buka hingga pukul 20.00 Wib.

“Jadi boleh buka sampai pukul 8 malam, dan pengunjungnya yang mau makan juga diperbolehkan maksimal 30%, tapi harus diutamakan untuk take away atau delivery order,” tegas Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang ini.

Sementara untuk mal, Hendi masih melakukan penutupan sementara.

Meskipun begitu, dia mengungkapkan adanya kemungkinan Kota Semarang bisa mengijinkan mal untuk kembali beroperasi dengan catatan tidak adanya peningkatan penderita covid dalam seminggu ke depan.

“Untuk mal masih harus tutup, tapi clue daripada Pak Menko Marinves dalam beberapa kali rapat, kemungkinan daerah-daerah akan diperboleh untuk membuka mal seminggu kemudian, atau setelah tanggal 2 Agustus, asal catatannya penderita covidnya tidak meningkat,” jelas Hendi.

Hendi menjelaskan, Kota Semarang saat ini kondisinya semakin membaik. Penderita Covid-19 mengalami penurunan.

Komentar

VIDEO TERKINI