Atlet Panahan Asal Klaten Ikut Berlaga di Olimpiade Tokyo 2020

Juli 25, 2021

KLATEN, RAKYATJATENG – Tim panahan beregu putra Indonesia memastikan tiket ke babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020. Pada babak perdelapan final yang akan digelar Senin (26/7) mendatang, tim dari Tanah Air akan berhadapan dengan Inggris.

Tapi siapa sangka jika salah satu dari tiga atlet dalam tim panahan beregu putra Indonesia itu berasal dari Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten. Dia adalah Alviyanto Bagas Prastyadi, 19, putra dari pasangan Suyamto, 45, dan Kusmiyanti, 39.

Bagas berhasil merebut satu tiket Olimpiade Tokyo 2020 dari nomor recurve beregu putra. Setelah tampil apik di turnamen kualifikasi terakhir pada Piala Dunia Panahan 2021 di Paris, Prancis pada Juni lalu dengan meraih medali perak. Kini bersama Riau Ega Agatha dan Arif Dwi Pangestu tengah berjuang untuk meraih medali di ajang olahraga empat tahunan itu.

“Pencapaian Bagas dengan tampil di Olimpiade bagi pribadi saya sudah luar biasa dan sangat saya syukuri. Apalagi ini menjadi pengalaman pertama untuk anak saya. Harapannya bisa meraih medali di nomor beregu putra maupun individual,” ucap Kusmiyanti saat ditemui di kediamannya, Sabtu (24/7).

Lebih lanjut Kusmiyanti mengungkapkan, usai keikutsertaan anaknya di Paris, belum sempat pulang ke Klaten. Meski begitu, Bagas mematangkan persiapan selama dua pekan di Jakarta, sebelum terbang ke Tokyo. Selama di Negeri Matahari Terbit terus terjalin komunikasi melalui pesan WhatsApp dengan sang anak.

“Kalau komunikasi dengan saya paling hanya saya tanyakan bagaimana latihannya. Saya tidak menyinggung terkait teknik sama sekali. Kalau soal itu biasanya dibicarakan dengan pelatih saja,” tambah Kusmiyanti

Ya, darah olahraga Bagas memang mengalir deras dari sang ibu yang merupakan mantan atlet panahan Klaten. Sejak duduk di bangku SD, Bagas sudah bergabung di klub panahan Smartku yang berlokasi di Dusun Sribit, Desa Pandeyan, Kecamatan Jatinom. Bagas juga alumnus Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Panahan Jawa Tengah di Semarang.

Komentar

VIDEO TERKINI