Tak Tunjukkan Bukti Vaksinasi, Ratusan Pengendara Dipaksa Balik Kanan

Juli 15, 2021

”Tetapi sebelum PPKM Darurat juga telah diberlakukan. Terutama pas PPKM Mikro yang telah berjalan sejauh ini. Tetapi kali ini sifatnya lebih diperketat,” jelasnya.

Dalam sehari operasi itu dilakukan dua hingga tiga kali. Dengan mengambil titik lokasi yang berpindah-pindah. Sementara waktunya bersifat tentatif.

Pengecekan itu sekaligus bentuk sinkronisasi atas upaya vaksinasi yang sejauh ini digiatkan pemerintah. Sehingga syarat bukti vaksin ikut menjadi dokumen yang harus turut ditunjukkan pengendara.

Bupati Kudus HM Hartopo menambahkan patroli di perbatasan hingga penutupan jalan-jalan sebagai upaya menurunkan angka mobilitas warga Kudus. Mengingat meski sempat mengalami angka penurunan mobilitas sampai 12 persen, kini kembali naik.

”Angka penurunan di bawah 10 persen yakni hanya di angka 5,8 persen. Untuk itu penyekatan dan penutupan di check point harus berlanjut,” jelasnya.

Tujuannya selain untuk mengurangi mobilitas juga untuk membatasi orang luar daerah yang masuk. Mengingat kini kasus Covid-19 di Kudus menurun. Sementara beberapa daerah sekitar Kudus justru baru meningkat.

”Sebenarnya kebijakan ini kan sejak kemarin-kemarin saat PPKM Mikro. Tidak Cuma saat PPKM Darurat ini. Tetapi ini memang diperketat. Karena sebelumnya kami akui jumlah personel penjagaan kurang. Sehingga beberapa moment tak ada yang jaga. Sehingga disekat dengan barrier saja. Dan acapkali pengendara menerobos saja,” imbuhnya.

Untuk itu, Hartopo menilai kedisiplinan masyarakat menjadi kunci. Artinya dia berharap masyarakat mematuhi aturan tanpa harus selalu dijaga petugas. (ks/zen/top/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI