23 Ruas Jalan Boyolali Ditutup selama PPKM Darurat, Ini Daftarnya

Juli 10, 2021

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan arahan kepada Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond, Jumat (9/7). (RAGIL L/RADAR SOLO)

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Penyekatan selektif prioritas mulai diterapkan pada 23 ruas jalan di Boyolali mulai Jumat-Selasa (9-20/7). Penyekatan ini untuk menekan aktivitas dan mobilitas di Kota Susu. Menilik angka paparan Covid-19 di Boyolali tembus hingga 400 kasus per harinya.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan inspeksi mendadak (sidak) penyekatan selektif prioritas di Simpang Randusari, Teras, Jumat (9/7) pagi. Kapolda memberikan arahan kepada Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond yang didampingi Dandim 0724 Boyolali Letkol Arm Ronald Siwabessy untuk menyeleksi kendaraan yang masuk.

Dari pantauan di lokasi, arus kendaraan dari arah Solo ke Boyolali kini ditutup total. Sedangkan dari arah Boyolali ke Solo masih dibuka. Semua kendaran diminta pindah jalur. Namun, beberapa diizinkan melewati penyekatan karena hendak menuju rumah sakit (RS) maupun merupakan tenaga kesehatan (nakes).

Penyekatan juga dilakukan di Tugu Berlian batas kota. Jalan menuju pusat kota ditutup total. Jalan yang dibuka hanya untuk kendaraan keluar Boyolali.

“Arah masuk Boyolali ditutup. Kalau arah keluar Boyolali tidak apa-apa (tidak ditutup,Red). Penyekatan selektif prioritas ini harus dijalankan. Kalau tidak penting, tidak usah diizinkan masuk,” tegas kapolda saat memberikan arahan.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan, peningkatan kasus positif Covid-19 stagnan di angka 400 kasus per hari. Untuk menekan kasus tersebut, polres melakukan penyekatan 23 ruas jalan guna meminimalisir aktivitas dan mobilitas masyarakat.

“Kapolda mengingatkan terkait pembatasan aktivitas masyarakat agar dijalankan secara ketat. Karena kita dipantau Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves),” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI