Karanganyar Buka Lowongan 1.633 Formasi Guru PPPK, Ini Rinciannya

Juli 2, 2021

KARANGANYAR, RAKYATJATENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar Jawa Tengah membuka lowongan 1.633 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) khusus untuk guru. Total kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karanganyar tahun anggaran 2021 sebanyak 1.746 formasi.

Rinciannya, PPPK tenaga guru sebanyak 1.633 formasi, PPPK tenaga kesehatan sebanyak 42 formasi, calon pegawai negeri sipil (CPNS) tenaga kesehatan sebanyak 49 formasi, dan CPNS tenaga teknis sebanyak 22 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar Suprapto menuturkan, pemerintah tidak membuka pendaftaran CPNS untuk formasi guru.

”Kebijakan pemerintah pusat untuk guru memakai PPPK. Pendaftaran PPPK maupun CPNS sama melalui SSCASN BKN. Tetapi lokasi seleksi tidak sama. Selain itu, CPNS memakai CAT BKN, sedangkan PPPK memakai CAT UNBK,” kata Suprapto.

Untuk pengisian PPPK guru, kata Suprapto, pemerintah pusat berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kerja sama berkaitan dengan data pokok pendidikan (dapodik), pendidikan profesi guru (PPG), dan verifikasi administrasi.

”Sudah pasti. Rata-rata kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah mengumumkan formasi tersebut pada Rabu (30/6). Tinggal menunggu pelamar melalui SSCASN BKN,” tutur dia.

Pengumuman seleksi ASN dan PPPK mulai 30 Juni sampai 14 Juli. Pendaftaran seleksi ASN dan PPPK mulai 30 Juni sampai 21 Juli. Detail persyaratan umum, ketentuan dan persyaratan pelamar, formasi untuk PPPK tenaga guru, PPPK tenaga kesehatan, maupun CPNS bisa diakses lewat https://bkpsdm.karanganyarkab.go.id/category/informasi-cpns/.

Suprapto menyampaikan, kebutuhan guru di Karanganyar tidak sebanding dengan formasi yang disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarasi (Kemen PANRB).

”Kami mengajukan 1.700 formasi guru. Tetapi yang disetujui segitu, ya disyukuri. Kan masih ada yang pensiun belum terisi. Rata-rata 500-an orang guru maupun PNS di OPD pensiun. Semua daerah memang ada pengurangan untuk pemerataan,” ungkapnya. (rud/adi/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI