Harga Sapi Mulai Naik Jelang Idul Adha

Juni 26, 2021

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Harga sapi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menjelang Hari Raya Idul Adha mulai mengalami kenaikan sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per ekor.

“Kenaikan harga sapi sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per ekor dibanding dua pekan sebelumnya,” kata Erik Darmadi salah satu pedagang ternak sapi di Pasar Hewan Cepogo Desa Jelok Kecamatan Cepogo, Boyolali, Jumat (25/6/2021).

Menurut dia, kenaikan harga sapi tersebut terjadi secara bertahap sejak awal bulan Juni hingga sekarang. Hewan sapi bakalan untuk kurban jenis FH misalnya semula hanya dijual sekitar Rp17 juta kini naik menjadi Rp19 juta per ekor, jenis simental semula ditawarkan Rp21 juta per ekor menjadi Rp22 juta per ekor hingga Rp23 juta per ekor.

Bahkan, kata Erik, permintaan hewan ternak sapi saat ini juga sudah mulai meningkat. Dia memprediksi jumlah permintaan sapi di tahun ini, akan lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya memprediksi permintaan hewan kurban akan meningkat tahun ini. Hal ini, berkaitan dengan kuota haji yang belum dibuka karena pandemi COVID-19. Sehingga, masyarakat kemungkinan banyak yang mengalihkan alokasi dananya ke hewan kurban,” kata Erik warga Desa Sukoreko Kecamatan Musuk Boyolali.

Tumar, pedagang sapi lain asal Desa Jrakah Selo Boyolali mengatakan perdagangan hewan ternak sapi yang dipersiapkan untuk kurban memang sudah mulai menggeliat meski masih di tengah pendemi COVID-19.

“Harga sapi hidup rata-rata dijual Rp45.000/kg jika kondisi kurus dan Rp47.000/kg kondisi gemuk,” kata Tumar.

Harga hewan ternak sapi hidup untuk kurban minimal beratnya 400 kg per ekor dijual mencapai Rp18 juta per ekor hingga Rp18,8 juta per ekor. Harga itu, mengalami kenaikan sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per ekornya, kata Tumar.

Komentar

VIDEO TERKINI