27 SMP Negeri di Boyolali Masih Kurang Murid, Ini Daftarnya

Juni 26, 2021

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Sebanyak 27 SMP negeri di Boyolali masih kekurangan murid dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali memberikan opsi untuk pendaftaran offline ke sekolah dengan kuota yang masih kosong.

Kepala Disdikbud Boyolali Darmanto mengatakan, proses verifikasi data masih dilakukan. Pengumuman penerimaan siswa baru akan digelar pagi ini pukul 08.30 secara online. Tidak dimungkiri masih ada beberapa siswa yang gagal di semua pilihan.

”Kami sudah umumkan di laman PPDB online. Bagi CPD (calon peserta didik,Red) yang gagal di semua pilihan bisa mendaftar ke sekolah yang kuotanya masih kosong. Ada 27 SMPN yang tersebar di Boyolali yang kuotanya masih kosong,” terangnya pada Jawa Pos Radar Solo.

CPD yang gagal di semua pilihan bisa mendaftar secara offline dengan datang ke sekolah langsung. CPD hanya perlu membawa berkas pendaftaran.

Diketahui, jumlah lulusan SD di Boyolali sebanyak 11.934 siswa. Dan total SMP negeri di Boyolali ada 52 sekolah. Hanya saja, salah satu faktor adanya kuota sekolah yang masih banyak kosong yakni karena masalah jarak.

”Boyolali memiliki 52 SMPN dan 46 SMP swasta. Memang beberapa tahun terakhir ada sekolah yang kekurangan siswa, sedangkan di kota jumlah pendaftar berlebih. Kalau ingin direkomendasi ke sekolah yang kuotanya masih kosong, pertimbangan jaraknya terlalu jauh. Maka kami beri opsi bisa mendaftar secara offline atau mendaftar di sekolah swasta,” katanya.

Permasalahan yang selama ini ditemui di antaranya soal sebaran sekolah dan akses siswa di daerah pinggiran. Sedangkan jalur zonasi menekankan pada jarak rumah ke sekolah. Darmanto mengatakan, di dalam kota, hampir semua SMPN sudah terpenuhi kuotanya. Bahkan sampai tidak cukup dan dialihkan ke pilihan 2 atau 3.

Komentar

VIDEO TERKINI