Covid Karanganyar Kian Ganas, Sepekan Hampir 1.000 Kasus

Juni 19, 2021

KARANGANYAR, RAKYATJATENG – Angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dalam sepekan ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Jumlahnya hampir 1.000 orang.

Tak hanya dari klaster keluarga, tempat ibadah maupun hajatan, namun juga dari pelaku perjalanan luar daerah yang berkunjung ke rumah kerabatnya di Bumi Intanpari.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, klaster pelaku perjalanan terjadi di Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo. Dalam sehari, 43 orang di wilayah tersebut terpapar Covid-19. Diduga kuat penularannya berasal warga luar daerah yang berkunjung atau singgah di salah satu kompleks perumahan.

”Hajatan dan keluarga itu ada, tapi yang banyak kemarin malah pelancong. Ada kerabat dari pemilik rumah yang tinggal di perumahan itu datang, kemudian pemilik rumah sakit. Setelah dilakukan swab ternyata positif,” terang Ketua Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Gondangrejo, Rusmanto, Jumat (18/6/2021).

Diungkapkan Rus yang juga menjabat Camat Gondangrejo, puluhan orang yang terpapar tersebut rata-rata masih berstatus warga dari luar Karanganyar. Untuk menghindari merebaknya kasus tersebut, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan ke kompleks perumahan tersebut, Jumat (18/6) pagi.

”Selain dilakukan penyemprotan, tadi juga melakukan pembatasan kegiatan. Satu gang di perumahan itu ditutup dan dibatasi,” tegasnya.

Atas temuan kasus tersebut, positif Covid-19 di Bumi Intanpari terus bertambah. Hingga Jumat (18/6), jumlah positif Covid-19 mencapai 810 orang. Dalam sehari ada penambahan 185 kasus baru, enam orang meninggal, dan 73 orang sembuh. Lonjakan kasus terjadi di Kecamatan Gondangrejo, Colomadu, Karanganyar Kota, dan Kebakkramat.

Sementara itu, Polres Karanganyar kembali menggelar operasi yustisi ke sejumlah tempat, hari ini. Seperti pasar dan fasilitas umum di wilayah perkotaan Karanganyar. Beberapa warga yang saat itu terjaring terlihat masih belum sadar penerapan protokol kesehatan.

Komentar

VIDEO TERKINI