20 Tenaga Kesehatan di Boyolali Tertular Covid dalam Sepekan Terakhir

Juni 19, 2021

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, mengonfirmasi bahwa dalam sepekan terakhir ada 20 tenaga kesehatan yang dilaporkan tertular COVID-19 di wilayah kerjanya.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Ratri S Survivalina di Boyolali, Sabtu (19/6/2021), mengatakan bahwa 20 tenaga kesehatan yang terinfeksi virus corona berasal dari tujuh puskesmas.

Menurut Ratri, begitu dikonfirmasi terserang COVID-19 ke-20 tenaga kesehatan tersebut langsung menjalani karantina.

Ia mengatakan bahwa penanganan tenaga kesehatan yang terinfeksi virus corona dilakukan secara cepat untuk mencegah penularan COVID-19 meluas.

Ratri meminta puskesmas memastikan protokol kesehatan dijalankan dalam setiap kegiatan pelayanan guna meminimalkan risiko penularan virus corona.

“Kami juga mengingatkan kembali setiap nakes pentingnya meningkatkan imun tubuh. Mereka rata-rata semua sudah divaksin sehingga harus tetap fokus tentang menerapkan prokes yang benar di masing-masing fakses,” katanya.

Ratri mengemukakan bahwa kasus penularan COVID-19 di Boyolali meningkat seusai libur Lebaran.

Guna menghadapi potensi lonjakan pasien COVID-19 yang membutuhkan perawatan, ia mengatakan, ruang perawatan pasien di rumah sakit ditambah.

“Kami juga mengaktifkan lagi bangsal di RS Darurat COVID-19 di Rusunawa Boyolali, dan akan ditambah kapasitas tempat tidurnya agar sampai ke ruang-ruang di lantai atasnya,” kata Ratri.

Menurut data pemerintah kabupaten, hingga Sabtu siang jumlah akumulatif penderita COVID-19 di Boyolali sebanyak 9.229 orang dengan jumlah pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 192 orang dan pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 741 orang.

Penderita COVID-19 di Boyolali yang sudah dinyatakan sembuh tercatat 7.914 orang dan pasien yang meninggal dunia karena penyakit itu 382 orang.

Komentar

VIDEO TERKINI