Pulihkan Industri Pariwisata, tiket.com Gelar FGD Bersama Kemenparekraf dan BOB

Juni 6, 2021

YOGYAKARTA, RAKYATJATENG – tiket.com bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Badan Otorita Borobudur (BOB) menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Optimizing Digital Marketing to Revive Tourism Industry & Socialization of the CHSE Certification Program, pada akhir pekan, Sabtu (5/6/2021).

Program ini sebagai salah satu upaya akselerasi pemulihan industri pariwisata guna mendukung pemulihan taraf kesejahteraan para pemangku kepentingan, yaitu pengelola Desa Wisata, operator akomodasi, pemandu tur lokal, serta penggiat pariwisata lokal.

Acara yang diselenggarakan di Sleman, Yogyakarta ini dihadiri oleh para peserta yang merupakan pelaku bisnis industri pariwisata.

Komitmen tiket.com untuk menjadi yang pertama dalam mendukung pemulihan industri pariwisata Indonesia semakin dipertegas oleh Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa, dalam kata sambutannya secara virtual.

“Dengan semakin gencarnya program vaksinasi berskala nasional yang digalakkan oleh pemerintah Republik Indonesia, kami pun mulai dapat merasakan dampak pemulihan industri pariwisata ke arah positif. Tetapi kita bersama-sama tetap bahu membahu dan terus berkolaborasi bersama Pemerintah agar dapat terus memanfaatkan momentum pemulihan ini. tiket.com sebagai pionir platform OTA di Indonesia terus berupaya untuk mendorong pemulihan di berbagai sektor formal dan informal, terutama di Destinasi Super Prioritas Borobudur,” ungkap Gaery.

Menurutnya, peran tiket.com semakin teramat penting menjadi jendela informasi yang memberikan kemudahan akses digital bagi calon wisatawan untuk merencanakan kunjungan, baik itu untuk kepentingan pekerjaan atau pribadi.

Gaery berharap, dengan hadirnya diskusi forum interaktif ini, peluang percepatan pemulihan industri pariwisata semakin nyata terwujud, seiring dengan pemulihan industri ini sepanjang tahun 2021.

Acara diskusi forum tersebut juga menjadi ajang bagi operator akomodasi dan tur, untuk membahas dan memecahkan ragam krisis pariwisata bersama-sama.

Komentar

VIDEO TERKINI