Tragis, Siswa SMK di Semarang Gantung Diri sambil Video Call Pacarnya

Juni 2, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Remaja sekarang begitu mudahnya mengambil jalan pintas saat mengalami depresi.

Seperti yang dilakukan cowok berinisial MTH. ABG 17 tahun ini nekat gantung diri akibat depresi diputus pacarnya.

Siswa SMK Texmaco kelas XI jurusan Teknik Elektro ini ditemukan sudah tak bernyawa dengan tubuh tergantung di dapur rumahnya di Wonosari, Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (31/5/2021) sekitar pukul 19.30.

Tragisnya lagi, aksi bunuh diri ini dilakukan saat korban tengah video call WhatsApp dengan pacarnya berinisial SDW, 17, warga Karanganyar, Kecamatan Tugu.

“Iya, korban diduga depresi. Setelah diputus pacarnya,” ungkap Kapolsek Ngaliyan Kompol Christian Chrisye Lolowang, dikutip dari Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (1/6/2021).

Korban merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara.

Sebelum gantung diri, korban video call dengan pacarnya. Saat kejadian, korban di rumah sendiri. Orangtua dan dua kakaknya sedang pergi ke tempat kerabatnya di Kendal.

”Ibunya sebenarnya juga ngerti kalau anaknya itu sudah sering mengancam akan bunuh diri. Dia ada permasalahan dengan pacarnya,” jelasnya.

Dikatakan, kejadian ini kali pertama diketahui teman korban, Adhe Prabowo, 19, warga Jalan Wonosari Raya, Ngaliyan. Saat itu, ia dikabari SDW untuk mengecek ke rumah korban.

Pasalnya, saat video call dengan SDW, korban mengancam akan bunuh diri saat diputus pacarnya tersebut.

“Awalnya, korban dan pacarnya sedang video call. Saat itu, sang pacar ingin menyudahi hubungan asmaranya dengan korban. Namun korban tidak mau, dan mengancam akan melakukan bunuh diri. Korban telah mempersiapkan tali tambang,” bebernya.

Adhe Prabowo segera meluncur ke TKP. Namun saat pintu rumah korban diketuk tidak ada jawaban. Adhe langsung masuk ke dalam rumah karena pintu tidak terkunci.

Komentar

VIDEO TERKINI