Pemprov Jateng Luncurkan Care Center Jo Kawin Bocah

Mei 30, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng bertekad menekan kasus perkawinan usia anak. Kali ini dengan meluncurkan Care Center Jo Kawin Bocah di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jateng kemarin.

Kepala DP3AP2KB Jateng Retno Sudewi mengatakan, dengan keberadaan Care Center Jo Kawin Bocah, diharapkan berdampak pada pengurangan kasus perkawinan anak di Jateng. ”Targetnya Gerakan Jo Kawin Bocah ini, menurunkan angka perkawinan anak,” katanya di sela acara peresmian Care Center Jo Kawin Bocah di kantornya Jalan Pamularsih, Kota Semarang, kemarin.

Menurut Retno, dalam upaya bersama menekan angka perkawinan usia anak di Jateng, pihaknya telah menginisiasi peluncuran Jo Kawin Bocah sejak 20 November 2020 lalu. Pihaknya berharap dukungan unsur pentahelix, yaitu pemerintah, komunitas termasuk lembaga masyarakat dan kelompok anak, media massa, akademisi, dan dunia usaha dapat menyukseskan upaya ini melalui perannya masing-masing.

Dia mengatakan, gerakan tersebut hendaknya dilakukan massif. Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga publikasi. Agar Jo Kawin Bocah tersosialisasikan pada seluruh lapisan masyarakat, pihaknya telah membuat jingle dan meramaikan hastag #nikahsehati. Yaitu nikah sehat, terencana, dan mandiri.

Juga menyediakan buku saku Jo Kawin Bocah yang bisa diunduh di laman resmi atau media sosial DP3AP2KB Jateng. ”Buku saku ini akan dibuat untuk anak-anak, biar lebih mudah bentuknya seperti komik atau karikatur,” sambungnya.

Tidak berhenti di situ, pihaknya bekerja sama dengan Unicef membuat pelatihan keterampilan hidup. Mereka juga kerja sama dengan forum anak, disabilitas, dan lainnya, supaya anak tahu potensi masing-masing. Termasuk, membuat aplikasi Apem Ketan, yaitu aplikasi pemetaan perempuan dan anak rentan.

Komentar

VIDEO TERKINI