Harga Kedelai Melambung, Pembuat Tahu di Sragen Stop Produksi

Mei 27, 2021

“Itu belum merambah ke sektor yang lebih luas, seperti dampak bagi pedagang tahu di pasar maupun konsumen,” beber Suwarno.

Menurut dia, saat ini sejumlah konsumen mulai kebingungan mencari tahu di pasaran yang mulai sulit didapatkan. ”Kemarin kita masih bisa mengubah potongan tahu agak kecil. Namun lama-lama bahan baku udah naik lagi. Tidak mungkin kalau kita mau motong tahu lagi dan kasihan konsumen. Konsumen enggak mau kalau ukuran tahu diperkecil,” ujarnya.

Para pengusaha tahu di Teguhan sangat berharap pada pemerintah pusat agar segera menangani masalah serius ini. ”Sebelumnya pemerintah sudah kemari, tapi tidak ada solusi sampai saat ini,” ucap dia.

Pengusaha tahu senior Hadi Widodo, 71, menilai harga kedelai saat ini sudah tidak wajar. Jika dulu masih bisa menyiasati dengan mengurangi ukuran, namun saat ini tidak mungkin diperkecil untuk dijual ke pasar.

”Kalau zaman dulu meskipun harga kedelai mahal masih bisa produksi. Tapi sekarang ini tidak bisa produksi. Dulu satu petak bisa jadi 100 potong, karena naik bahan baku dijadikan 110 untuk menutup harga. Tapi sekarang naik enggak aturan begini dan enggak mungkin motong ukuran tahu lagi,” keluhnya. (rs/din/per/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI