SMAN 4 Solo Buka Kelas Khusus Olahraga, Pendaftaran Lebih Awal

Mei 22, 2021

SOLO, RAKYATJATENG – Tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK akan dimulai Juni mendatang. Selain empat jalur PPDB, Kota Solo juga membuka satu kelas khusus olahraga (KKO) dan inklusi. Jadwal pendaftaran kedua jalur ini dilakukan lebih awal.

Kepala Cabang Dinas (Cabdin) VII Disdikbud Jawa Tengah (Jateng) Suyanta menjelaskan, seleksi KKO dan inklusi akan dilakukan lebih awal dari jadwal PPDB SMA. Selain itu, di Kota Surakarta bisa membuka satu KKO karena telah memenuhi syarat. Satu KKO tersebut dibuka di SMAN 4 Surakarta.

”Syarat daerah bisa membuka KKO yakni harus ada KKO di jenjang SMP. Baru SMA juga bisa membuka KKO. Selain itu, KKO harus mendapatkan daya dukung dari pemerintah setempat, baik pemerintah daerah (pemda), dispora, KONI, dan lainnya,” terang Suyanta.

Selain itu, pemda juga memenuhi fasilitas olahraga yang mendukung KKO. Atas pertimbangan tersebut, KKO dibuka di SMAN 4 Surakarta yang dekat dengan Stadion Manahan.

Suyanta menjelaskan, KKO ini menjadi layanan pengembangan bagi calon murid yang memiliki bakat di bidang olahraga. Calon murid KKO SMA juga harus berasal dari kelas KKO SMP.

”Namun, jika kuota KKO tidak terpenuhi, maka sekolah bisa membuka pendaftaran bagi umum dengan syarat memiliki prestasi di bidang olahraga. Sementara ini, di cabdin VII KKO baru di Solo karena ada KKO di SMPN 1. Sedangkan di Sukoharjo belum ada,” terangnya.

PPDB KKO juga bersamaan dengan pendaftaran calon siswa inklusi.

Disdikbud Provinsi Jateng mengharuskan SMAN menerima murid dari anak berkebutuhan khusus (ABK).

Namun, sekolah harus memberikan layanan pendidikan yang sama dengan murid lain. Hanya saja, bentuk layanan menyesuaikan dengan kebutuhan ABK dan sesuai dengan daya dukung sekolah.

”Sebenarnya sudah ada SLB. Namun, di Kota Surakarta dibuka dua sekolah inklusi, yakni SMAN 8 dan SMKN 8 Surakarta. Sehingga bagi calon murid ABK yang ingin sekolah umum ada dua sekolah itu yang dibuka,” terangnya.

PPDB KKO dan inklusi dimulai dengan pengumuman pada 18 Mei. Sedangkan pendaftaram dibuka mulai 20-24 Mei 2021. Seleksi KKO akan dimulai 25 Mei-1 Juni. Dan pengolahan hasil dilakukan pada 2 Juni, dilanjutkan dengan pengumuman pada 3 Juni. Daftar ulang siswa dimulai 4-7 Juni dan bertempat di sekolah masing-masing.

Sedangkan pendaftaran PPDB dilakukan secara online. Calon murid bisa mengakses ke situs PPDB dengan memasukkan kata kunci berupa NIK dan tanggal lahir.

Selanjutnya, calon siswa bisa mengunggah pakta integritas dan melakukan persetujuan pengajuan akun. Calon siswa lantas mencetak bukti pengajuan akun yang di dalamnya tertera nomor peserta dan token.

Setelah proses tersebut, dilanjutkan dengan aktivasi akun. Calon murid tinggal memasukkan nomor peserta dan token pada pengajuan akun dan melengkapi alamat email. Selanjutnya, calon murid membuat kata kunci yang nantinya akan digunakan untuk masuk ke laman PPDB SMA. (rs/rgl/per/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI