Pengunjung Wisata Baturraden Dites Suhu Tubuhnya, Dibatasi Hanya 30 Persen

Mei 14, 2021

“Persiapan Pemkab Banyumas untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Lokawisata Baturraden memang luar biasa. Namun kita tentunya tetap harus waspada, jangan sampai lengah, tetap melaksanakan prokes selama berwisata,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Wakhyono Ghozali mengakui pihaknya telah menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya mencegah penyebaran COVID-19 di Lokawisata Baturraden.

Pihaknya juga mengikuti kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang membatasi jumlah pengunjung paling banyak 30 persen dari kapasitas maksimal.

“Namun dalam praktiknya, jumlah pengunjung Lokawisata Baturraden masih jauh dari kuota yang ditetapkan Gubernur Jawa Tengah sebesar 30 persen dari kapasitas maksimal,” katanya.

Menurut dia, hal itu disebabkan luas lahan di Lokawisata Baturraden secara keseluruhan kurang lebih 16,85 hektare, sedangkan luas lahan yang bisa dijamah manusia sekitar 10 hektare.

Ia mengatakan jika dari lahan seluas 10 hektare itu mampu menampung 100.000 orang, sehingga ketika jarak antarmanusianya dibatasi 2 meter, lahan tersebut mampu diisi sekitar 50.000 orang.

Dengan demikian ketika jumlah pengunjung Lokawisata Baturraden dibatasi maksimal 30 persen, kata dia, objek wisata tersebut bisa dikunjungi oleh 15.000 orang.

“Namun dalam praktiknya, jumlah wisatawan yang datang masih kurang dari 30 persen karena sampai siang ini saja baru tercatat 1.081 orang dan sampai tutup sore nanti diperkirakan mencapai kisaran 2.000 orang, sedangkan pada hari pertama lebaran kemarin (13/5), jumlah pengunjungnya hanya sebanyak 503 orang,” katanya.

Ia mengakui pengunjung yang berwisata di Lokawisata Baturraden pada libur Lebaran 2021 didominasi wisatawan lokal dan sebagian dari beberapa kabupaten tetangga.

Komentar

VIDEO TERKINI