Muncul Klaster Masjid di Sragen, 25 Orang Terpapar Covid

Mei 7, 2021

SRAGEN, RAKYATJATENG – Dua klaster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terjadi di masjid selama Ramadhan ini. Total ada 25 orang terpapar. Penularan diduga dari salah seorang jamaah masjid.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen Hargiyanto menyampaikan, klaster masjid tersebut terjadi di Kecamatan Sambirejo dan Karangmalang. Di Sambirejo ada 12 orang terpapar, tiga di antaranya lanjut usia. Sementara di Kecamatan Karangmalang ada 13 orang terpapar.

”Jadi jangan dikatakan klaster Tarawih, tapi klaster masjid,” ujar Hargiyanto, Kamis (6/5/2021).

Selain itu, lanjut Hargiyanto, ada klaster takziah di Sambirejo. Terdapat 38 warga terkonfirmasi positif Covid-19. Pihaknya terus menelusuri warga yang melakukan kontak erat dengan para pasien, melalui tracing kepada ratusan orang.

”Satgas sudah mengingatkan prokes. Tapi kan pengawasan tidak melekat. Tahu-tahu dempet-dempetan (berdekat-dekatan,Red) saat salat kan juga nggak ngerti,” imbuhnya.

Camat Sambirejo Didik Purwanto menyampaikan, lokasi penularan hanya musala kecil di Garit, Desa Sambirejo. Saat ini musala itu masih ditutup. Dia mengakui musala tersebut kurang luas untuk menampung jamaah, sehingga diduga mengabaikan prokes.

”Sebanyak 12 orang positif Covid-19 bersedia menjalani isolasi mandiri di Technopark. Meski melewatkan Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Selain itu, tracing juga terus dilakukan. Termasuk pada anak-anak TPA. Lantaran salah seorang pasien mengajar ngaji.

”Hari ini masih tracing para siswa TPA di lokasi musala itu, sebanyak 24 anak. Hasilnya masih belum keluar, semoga saja sehat semua,” beber Didik.

Dia menyampaikan, satgas Covid-19 di semua desa responsif. Mereka langsung koordinasi lintas sektoral. Tugas utamanya yakni pemantauan pelaku perjalanan yang masuk ke kampung. Serta memantau pusat kerumunan. Seperti pasar dan tempat ibadah. Karena di Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo juga baru saja terjadi klaster takziah yang menulari 38 warga.

Komentar

VIDEO TERKINI