18 Perusahaan di Jateng Belum Bayar THR

Mei 7, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pemprov Jateng akhirnya bergerak setelah adanya laporan tentang belasan perusahaan di Jawa Tengah belum membayarkan THR karyawan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah Sakina Rosellasari mengatakan, ada 18 perusahaan yang sampai sekarang belum membayar THR karyawannya.

“Sesuai instruksi Pak Gubernur kita turunkan tim pengawas untuk menyelesaikan permasalahan itu,” ujar Sakina, Kamis (6/5/2021).

Tim itu akan juga akan menjadi fasilitator komunikasi antara karyawan dan pihak perusahaan. Guna menyelesaikan persoalan THR tersebut.

“Kita dalam hal ini juga sudah membuka tempat pengaduan,” katanya.

Dikatakan, di masa pandemi seperti saat ini memang potensi terjadinya penunggakan pembayaran THR perusahaan kepada karyawan sangat besar. Pihak perusahaan bisa berdalih atas kondisi mereka di tengah pandemi.

“Tetapi tidak begitu juga, jadi semua harus dikomunikasikan,” ujarnya.

Dikatakan, 18 perusahaan yang bermasalah dalam pembayaran THR kepada karyawannya itu juga akan dipanggil satu persatu oleh Disnakertrans Jateng.

“Tim pengawas kita sudah diturunkan,” ujarnya.

Sakina menegaskan kepada pengusaha agar menjaga komitmen untuk membayarkan THR tahun ini. Apabila terjadi persoalan ia meminta pengusaha untuk berkomunikasi dengan para karyawan mereka.

“Ini (THR) sudah menjadi ketentuan yang wajib diberikan oleh pihak perusahaan,” katanya.

Menurutnya, komunikasi antara pengusaha dan buruh diperlukan agar kejadian seperti di Pan Brothers Boyolai tidak terulang di tempat lain. Sebab, kejadian di Pan Brothers itu sangat berbahaya, khususnya terkait potensi penularan Covid-19.

“Contoh yang di Boyolali, kejadian di Pan Brothers itu akhirnya kan terjadi kerumunan,” katanya.

Bahayanya, lanjutnya, bukan lagi sekadar soal bayar THR saja, tetapi bisa punya potensi penularan Covid-19.

Komentar

VIDEO TERKINI