Pabrik Briket di Blora Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 300 Juta

Mei 1, 2021

BLORA, RAKYATJATENG – Pabrik briket di Jalan Raya Blora-Cepu, Desa Tempellemahbang, Jepon, Blora, ludes dilalap si Jago merah kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.

Kepala Satpol PP Blora Joko mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.45. Penyebabnya suhu oven yang terlalu tinggi.

”Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian sekitar Rp 300 juta,” terangnya.

Mantan Camat Cepu ini menjelaskan, dalam pemadaman kebakaran ini, pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar), lima unit mobil suplai air, dan 16 personel. ”Api bisa dipadamkan setelah 1,5 jam tim kami berjibaku dengan api,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada pemilik usaha dan karyawan pabrik briket untuk waspada dengan api dan suhu tinggi.

Kapolsek Jepon Polres Blora Iptu Supriyono mengungkapkan, pemilik pabrik briket ini, Arif Budiono, warga Jalan Tutul 9, Nomor 627, RT 4/RW 11, Pondok Bambu, Jakarta Timur, mengalami kerugian sebesar Rp 300 juta.

Dia menceritakan kronologi musibah ini. Awalnya, Sunarji, karyawan pabrik mengecek oven briket. Pada saat itu suhunya mencapai 80 derajat celcius. Kemudian Sunarji membuka pintu sebelah timur, keluar asap putih pada tempat oven briket.

Kemudian Sunarji membuka pintu sebelah utara. Asap dalam ruangan masuk tersedot kipas dan mendadak api keluar dari atas oven. Karena terkejut dan khawatir, dia menuju ke tempat saklar untuk mematikan kipas oven.

Dia kemudian berlari memberitahukan Juri, pekerja lain yang tidur di kantor. Selanjutnya, Sunarji dan Juri berusaha mencari pertolongan untuk memadamkan api. Beberapa saat kemudian, pemadam kebakaran dari BPBD bersama anggota Polsek Jepon datang.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran ini diduga berawal dari suhu oven yang terlalu tinggi.

”Kami mengimbau kepada warga agar selalu hati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran,” imbau kapolsek Jepon. (ks/sub/lin/top/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI