3.142 Anak di Semarang Alami Stunting, Kecamatan Semarang Utara Paling Tinggi

April 26, 2021

“Tumbuh kembang anak juga dipantau saat ada di Posyandu. Kita pastikan gizi cukup, sehingga kalau terdeteksi bisa ditangani dengan baik,” katanya.

Dijelaskan, sebelum menikah, catin diwajibkan mengikuti dua kali pembekalan dari empat pihak. Yakni, puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), Disdalduk, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Dalam pengadaan acara, pihaknya bekerja sama dengan KUA. Dari situlah catin mendapat bekal cukup, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi keduanya. Upaya tersebut dinilai cukup untuk meminimalkan lahirnya anak yang mengalami stunting.

Selanjutnya DKK Semarang memiliki program pendampingan selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi ibu hamil. Selama itu, perkembangan janin dan kebutuhan gizi akan terus dicek.

Lalu jelang hari kelahiran masuk program Rawat Ibu Bersalin (Raisa). Mulai dari fasilitas melahirkan secara gratis sampai pemberian ASI eksklusif. Pasca melahirkan, ibu dan bayi akan diberi pendampingan dari nakes (tenaga kesehatan).

Saat balita, tumbuh kembang anak akan dipantau di Posyandu. Setiap cek kesehatan bayi akan ditimbang dan diukur tingginya. Memastikan bahwa sang bayi menerima cukup gizi dalam pertumbuhannya.

Saat ini, kader kesehatan bila langsung menginput data kesehatan balita saat periksa di posyandu ke aplikasi E-PPBGM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat).

Dengan begitu, DKK dapat memantau secara langsung titik tertentu yang perlu lebih diperhatikan.

“Kami cukup ketat di Posyandu. Deteksi stunting itu idealnya sebelum balita berusia dua tahun agar bisa segera ditangani dan normal seperti anak lainnya. Tapi kalau setelah dua tahun itu ya bisa dibilang cukup sulit,” imbuh Endah.

Menurutnya, masalah awal terdapat pada pola asuh keluarga. Kebiasaan konsumsi makanan sehari-hari mempengaruhi tumbuh kembang remaja yang berdampak hingga dewasa. Apalagi saat ini anak-anak lebih akrab dengan junk food dan fast food ketimbang sayuran dan buah.

Komentar

VIDEO TERKINI