Ketua MUI Jateng: Hadapi Covid-19 Bukan Hanya Tugas Walikota

April 18, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan MUI Kota Semarang, di Ballroom Hall Utama Hotel Pandanaran Semarang, Sabtu (17/4/2021).

Pengurus baru akan mengabdi dalam masa khidmah 2020-2025. Pengukuhan ini juga disaksikan oleh Walikota Semarang dan jajaran.

Ahmad Darodji dalam sambutannya mengatakan bahwa MUI Kota Semarang sudah menunjukkan sinergitasnya dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

“Ibarat dua sisi mata uang MUI dengan Pemkot sudah sinergi, oleh karena itu saya mewanti-wanti jangan sampai MUI menjadi bagian terpisah dari pemerintah,” pintanya.

Dia mencontohkan, seperti menghadapi Covid-19 itu tugas semua, bukan hanya tugas Walikota. “Maka fatwa bahwa vaksinasi adalah halal dan tidak membatalkan puasa itu juga kita, bukan hanya tugas Walikota,” katanya.

Bak gayung bersambut, Walikota Semarang Hendrar Prihadi dalam sambutannya mengamini.

“Prof Erfan ini periode yang lalu sudah bareng-bareng dengan kami di pemerintahan, dan saya rasa di bawah kepemimpinaan beliau MUI menjadi mitra dan bersinergi dengan Pemkot Semarang,” paparnya.

Hendi sapaan akrab Walikota Semarang juga menyampaikan, berkat sinergitas tersebut Kota Semarang menjadi sejuk, guyub dan kondusif.

“Landasan utama pembangunan adalah kondusifitas, jika antar warga eker-ekeran, saling nyir-nyir, mencari kesalahan, dipastikan kita tidak akan bisa membangun dengan cepat,” sambungnya.

Karenanya, dia meminta di periode yang sekarang ini bisa semakin baik dan aktif dalam komunikasi untuk menjadikan Kota Semarang semakin hebat.

Sementara itu Ketua Umum MUI Kota Semarang Prof Dr KH Moh Erfan Soebahar dalam sambutannya mengajak kepada pengurus yang baru dilantik untuk ingat bahwa kepengurusan ini adalah amanat, dengan inti tugas memakmurkan dunia ini agar bisa sambung dengan akhirat.

Komentar

VIDEO TERKINI