Bupati Temanggung Dorong Bejen Fruit Garden Jadi Wisata Unggulan

Maret 22, 2021

TEMANGGUNG, RAKYATJATENG – Bupati Temanggung, Al Khadziq mendorong Bejen Fruit Garden menjadi objek wisata unggulan. Terlebih dengan lokasinya yang berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan antara kawasan Pantura dengan sejumlah wilayah Jawa Tengah, baik Temanggung, Magelang, Wonosobo, Banjarnegara, dan lainnya.

Menurutnya, hal tersebut diyakini dapat menarik perhatian masyarakat yang berada di luar Temanggung untuk datang dan mengunjungi tempat wisata ini.

“Ini akan menjadi salah satu titik kunjungan wisatawan di Kabupaten Temanggung dengan adanya Bejen Fruit Garden ini, karena ini satu-satunya di kawasan sekitar Temanggung. Saya harap masyarakat sekitar juga ikut berperan dan diperankan, sehingga yang dapat manfaat bukan hanya pengelola dan pemiliknya, tetapi juga masyarakat di sekitarnya,” ujarnya, saat panen perdana buah kelengkeng di Wisata Agro Bejen Fruit Garden, Sabtu (20/3/2021).

Khadziq mengungkapkan, potensi pengembangan buah kelengkeng di Kabupaten Temanggung sangat bagus.

“Dilihat dari sejarahnya pada saat dahulu di Temanggung, daerah Kecamatan Pringsurat merupakan pusatnya buah kelengkeng,” kata Khadziq.

Akan tetapi dengan munculnya varietas-varietas buah kelengkeng yang baru, imbuhnya, harus dilakukan penyesuaian dan digalakkan penanamannya. Sehingga nantinya bisa tetap bersaing.

Sebagai informasi, terdapat 1.300 pohon kelengkeng yang tersebar diseluruh kawasan Bejen fruit Garden dengan luasan 10.000 hektare ini. Pengunjung dapat menikmati buah kelengkeng yang manis dengan memetik sendiri langsung dari pohonnya. Selain wisata petik buah, wahana wisata yang lain juga disediakan, seperti berkeliling menggunakan kuda maupun mobil di kawasan wisata Agro Bejen Fruit Garden.

Kelengkeng Kateki merupakan kelengkeng kualitas unggulan yang memiliki rasa manis dan tidak banyak mengandung air. Dengan perawatan yang baik, kelengkeng ini bisa dipanen pada bulan ke-18 terhitung dari mulai tanam. Tidak hanya itu, kelengkeng ini tidak terpengaruh pada musim, jadi bisa sewaktu-waktu berbuah. Di awal panen kelengkeng Kateki bisa mendapatkan 20 kilogram, dan pada panen berikutnya bisa mencapai 70 – 100 kilogram per pohon.

Komentar

VIDEO TERKINI