Ini Momen Ganjar-Risma Kompak Jajal Terapis Disabilitas di Temanggung

Maret 6, 2021

TEMANGGUNG, RAKYATJATENG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini terlihat kompak saat peresmian Sentra Kreasi Atensi (SKA) Kartini, di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini, Temanggung, Jumat (5/3/2021).

Selain kompak memborong kerajinan kawan disabilitas di galeri SKA Kartini, keduanya juga kompak mencoba pijatan dari terapis disabilitas di tempat tersebut.

Sentra Kreasi Atensi Kartini tersebut memang dibuat sebagai tempat usaha dengan pengelolaan melibatkan penyandang disabilitas. Dalam Sentra Kreasi Atensi Kartini terdapat kafe dan sentra kuliner yang dijual oleh penyandang disabilitas dan pelaku usaha kuliner lokal.

Di tempat itu juga terdapat galeri yang memamerkan berbagai macam karya dari para penyandang disabilitas, seperti batik ciprat, tas, kerajinan kayu, dan beragam kerajinan tangan lain. Di galeri inilah Ganjar dan Risma memborong beragam kerajinan, di antaranya batik ciprat.

“Tadi sempat mencicipi makanan dan melihat mereka perform. Bagi saya ini sangat luar biasa. Di galeri juga banyak karya yang bisa dibeli. Tentu saja dengan cara itu kita bisa menggerakkan kawan-kawan disabilitas untuk lebih pede, lebih mandiri. Barangkali produk-produk mereka ini, kitalah yang jadi off taker-nya. Jadi produk yang bagus ini ada pasarnya, kalau belum ada kita harus menjadi pionir. Saya rasa galeri ini nanti akan menjadi tempat yang sangat berguna,” kata Ganjar.

Setelah berkeliling di galeri, Ganjar dan Risma berlanjut melihat toko kelontong, tempat laundry. Selepas dari tempat laundry, keduanya menyisir gang kecil menuju tempat praktik terapis tuna netra. Di sana sudah menunggu dua terapis.

Ganjar yang ditawari pijat langsung mengiyakan dan tak lupa mengajak Risma yang berdiri di depan pintu. Selama lebih kurang 15 menit keduan mendapat pijatan dari dua penyandang disabilitas netra. Baik Ganjar maupun Risma terlihat sangat menikmati pijatan dari dua terapis tersebut.

Komentar

VIDEO TERKINI