Henry Indraguna: Mari Kita Sukseskan Mubes Kosgoro 1957 di Cirebon

Februari 28, 2021

JAKARTA, RAKYATJATENG – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) yang lahir pada tanggal 10 November 1957, akan menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957.

Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 akan menyelenggarakan Mubes Kosgoro 1957 secara daring. Hal tersebut dilakukan karena adanya kondisi pandemi Covid-19.

Mubes Kosgoro yang digelar secara daring merupakan hasil Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) Kosgoro 1957 VII, pada 30 Januari 2021 di Jakarta. Seluruh peserta sepakat bahwa digelarnya Mubes daring sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Keputusan yang diambil dalam Muspinas VII Kosgoro 1957 terkait penyelenggaraan Mubes Kosgoro 1957 sudah sesuai dengan AD/ART Kosgoro 1957.

“Mubes Kosgoro 1957 akan dilaksanakan di Cirebon, pada tanggal 6-8 Maret 2021. Pengadaan Mubes harus sesuai AD/ART Organisasi. Apabila ada yang mengadakan Mubes Kosgoro 1957 di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh organisasi itu dianggap ilegal,” ujar penasehat ahli di Lembaga Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Henry Indraguna sekaligus Vice Presiden Kongres Advokat, Minggu (28/2/2021).

Lanjut Henry, pelaksanaan Mubes Kosgoro 1957 pada masa pandemi Covid-19 dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan, dan nantinya peserta yang akan menghadiri acara mubes itu adalah peserta yang sudah disepakati dan disetujui oleh mayoritas peserta Muspinas Kosgoro 1957.

“Mari kita sukseskan Mubes Kosgoro 1957 di Cirebon. Kita jaga kenyaman dan keamanan, demi kelancaran mubes. Sebab siapapun nantinya yang akan membuat onar dan berusaha memecah belah Kosgoro 1957, tentu kita akan dengan tegas membawa ke ranah hukum,” tegas Henry.

Kosgoro 1957 mendukung dan merespon penuh langkah pemerintah dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Dukungan ini ditunjukkan dengan menyelenggarakan Mubes Kosgoro 1957 dengan aturan protokol kesehatan yang ketat, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undang yang berlaku.

Komentar

VIDEO TERKINI