Kodam Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi, Pangdam: Prajurit TNI harus Jadi Teladan Masyarakat

Februari 25, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun 2021 di Kodam IV/Diponegoro secara resmi dimulai, Kamis (25/2/2021). Bertempat di Mako Pomdam IV/Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari memimpin upacara pembukaan gelar operasi tersebut.

Tema yang diangkat dalam operasi ini yaitu, “Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2021, Polisi Militer Siap Meningkatkan Penegakan dan Ketaatan Hukum Dalam Mendukung Pendisiplinan Protokoler Kesehatan Covid-19 Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI”.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari menyampaikan, prajurit Pom TNI harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Hal ini bertujuan untuk mencegah dan menindak kejahatan yang disebabkan perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat.

Berbagai bentuk ancaman kontemporer saat ini telah bergeser menjadi ancaman yang bersifat asimetris, proksi dan hibrida yang semakin mengemuka dan sulit diprediksi.

Upaya penegakan hukum dan disiplin prajurit menempati posisi yang sangat penting, memberi dampak positif sebagai keteguhan sikap serta perilaku prajurit TNI.

Hal ini harus diwujudkan dalam penyelenggaraannya secara tegas dan berwibawa, untuk meningkatkan kedisiplinan serta kepatuhan hukum para prajurit TNI, baik perorangan maupun kesatuan, sesuai dengan tema Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi 2021.

Prajurit TNI juga harus bisa menjadi contoh baik dan teladan bagi masyarakat di lingkungannya. Pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI cenderung akan dicontoh oleh masyarakat umum.

“Maka sekali lagi saya tekankan agar tugas pemeliharaan dan penegakan hukum, disiplin serta tata tertib di lingkungan TNI harus dilaksanakan secara terus-menerus dan bersifat melekat, baik oleh para pimpinan atau komandan satuan maupun oleh Polisi Militer sebagai badan pelaksana,” tegasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI