Patung Soekarno Setinggi 14 Meter akan Hiasi Polder Tawang Semarang

Februari 20, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Terhitung sejak 1 Februari 2021, akses menuju Stasiun Tawang dialihkan.

Bahkan hingga Kamis siang (18/2/2021) kemarin, pengedara kendaraan bermotor harus melewati Jalan Merak dan berbelok ke arah Loko Kafe yang bertempat di sebelah barat Polder Tawang.

Begitupun sebaliknya, untuk akses keluar dari stasiun. Bagi kendaraan bermuatan besar, harus melalui Jalan Mpu Tantular yang berada di sisi barat Jalan Merak.

Hal itu terjadi lantaran sedang ada pembangunan dan penataan kawasan Stasiun Tawang. Yakni pembangunan patung Presiden RI pertama Soekarno di Polder Stasiun Tawang.

Saat di lokasi, para pekerja sedang melakukan pekerjaannya. Sebagian mengecor pagar-pagar pembatas pinggir polder. Sedangkan yang lain memasang bagian-bagian patung.

Patung Bapak Proklamator Indonesia ini didatangkan langsung dari Bandung dalam kondisi terpisah antar bagiannya.

Rencananya, patung setinggi 14 meter ini akan dihiasi dengan air mancur pada tiap sisinya.

Untuk mengantisipasi banjir, dilakukan perombakan di bagian sisi polder dengan membuatnya sedikit lebih tinggi. Rumah pompa sebagai pengendali air di kawasan polder.

Patung presiden pertama ini dibangun dengan pose mengacungkan jari telunjuk ke atas yang menghadap langsung kawasan Kota Lama.

Ini menjadi pertanda bahwa patung dibangun bukan untuk estetika semata. Namun memiliki pesan filosofis bahwa masyarakat tidak boleh lupa terhadap sejarah.

Kota Lama yang merupakan kawasan bangunan pada era kolonial menyimpan sejarahnya sendiri.Bangunan dengan gaya arsitek kolonial ini masih eksis sampai sekarang dan menjadi wisata populer di Semarang.

Selain patung Soekarno, proyek pembangunan hasil kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini juga memperbaiki lokasi parkir, membangun halte BRT, serta mendirikan masjid di kawasan Stasiun Tawang sebagai bentuk pelayanan.

Komentar

VIDEO TERKINI