Pembangunan Bendung Gerak Blora, Warga Terdampak Akan Direlokasi

  • Bagikan

“Masyarakat dari Desa Ngrawoh dan Nginggil menyampaikan andai besok Bendung Karangnongko dibangun dan mereka terdampak, mereka tidak masalah, tetapi mereka minta relokasinya di sekitar (bendung) itu,” ungkapnya

Sementara, Direktur Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Teguh Yuwono mengungkapkan, hutan yang dikelola UGM tersebut secara fungsi sebagai hutan produksi. Ia juga memaparkan peluang-peluang relokasi penduduk di lahan hutan milik pemerintah dengan mengikuti ketentuan regulasi yang berlaku. Teguh pun menyarankan, agar Pemkab Blora membentuk tim untuk berkonsultasi dengan kementerian terkait.

“Relokasi bisa dilakukan, tapi prosesnya sesuai regulasi. Alangkah lebih baiknya nanti, Pemkab Blora punya tim yang bisa konsultasi ke Kementerian LHK, mumpung belum dimulai dan masih cukup waktu untuk konsultasi,” terang Teguh. (*)

  • Bagikan