Pelatihan Kerja di BLK Boyolali Diikuti 128 Peserta

Februari 17, 2021

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Sebanyak 128 peserta mengikuti program pelatihan kerja meliputi delapan paket yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah di tengah pandemi COVID-19.

“Kegiatan pelatihan kerja delapan paket tahap pertama tersebut terdiri dari cara pembuat roti/kue, pengoperasian mesin bubut, menjahit pakaian wanita dewasa, administrasi perkantoran, desain grafis, pengelasan, dan otomotif 1,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BLK Kabupaten Boyolali, Budi Susilowati, di Boyolali, Rabu (17/2/2021).

Oleh karena di tengah pandemi, katanya, kegiatan tersebut menerapkan secara ketat protokol kesehatan, antara lain peserta harus mengikuti tes cepat COVID-19 sebelum dimulai kegiatan, wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan saat mengikuti pelatihan.

“Dari setiap paket pelatihan kerja terdapat 16 peserta, sehingga total keseluruhan dalam pelatihan tahap satu ini, ada 128 peserta. Namun, para peserta pada masa pandemi tetap menerapkan protokol kesehatan ketat,” katanya.

Pelatihan kerja yang diselenggarakan UPT BLK Boyolali menelan dana APBN Rp1,5 miliar, sedangkan bersamaan dengan dimulai pelatihan tahap pertama, pendaftaran untuk tahap kedua dibuka mulai 15 Februari hingga 19 Maret 2021.

Pada tahap kedua terdapat delapan paket pelatihan, yaitu menjahit 1 dan 2, pembuatan roti dan kue, pengoperasian mesin bubut, operator komputer, otomotif mobil, otomotif sepeda motor, dan pengelasan. Masing-masing paket diikuti peserta dengan jumlah sama dengan tahap pertama.

“Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan tidak dipungut biaya atau gratis. Para peserta juga mendapatkan uang transpor setelah selesai mengikuti pelatihan,” katanya.

Ia mengharapkan, setelah mengikuti pelatihan tersebut, para peserta dapat memanfaatkan keterampilan dan ilmunya di masyarakat dan mendapatkan pekerjaan.

Komentar

VIDEO TERKINI