tiket.com Catat Angka Pemesanan Hotel di Kota Semarang Naik 108 Persen

Februari 15, 2021

Bagi pengguna aplikasi tiket.com, kehadiran informasi hotel berlabel tiketCLEAN akan membantu mempermudah pengambilan keputusan bagi konsumen yang hendak mencari akomodasi.

Bagi mitra hotel yang telah memperoleh label tiketCLEAN, selain terlihat dalam aplikasi tiket.com, label tiketCLEAN pun terletak di front desk mitra hotel, sehingga pengunjung atau calon tamu yang bukan pengguna tiket.com dapat merasa lebih nyaman dan tenteram menetap di hotel tersebut.

Menurutnya, tiket.com berpartisipasi dalam inisiatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yaitu InDOnesia CARE yang memastikan bahwa tempat wisata dan akomodasi menerapkan protokol kesehatan dan tersertifikasi Clean, Healthy Safety and Environment (CHSE).

“Sekarang pelanggan tidak perlu ragu lagi saat ingin berpergian dan menginap di akomodasi pilihan, karena tiket.com telah memberikan pilihan akomodasi yang sudah CHSE dan tiketCLEAN, dengan hanya memilih filter InDOnesia CARE saat akan memilih akomodasi,” ungkap Ferdinand.

Dalam kesempatan ini, tiket.com turut mengundang operator hotel lain agar segera bergabung ke dalam ekosistem tiket.com.

Sedangkan bagi mitra akomodasi yang belum melakukan standarsisasi CHSE dan label tiketCLEAN, tiket.com mengajak untuk menerapkan dan menjalankan prosedur sertifikasi atau standarisasi protokol kesehatan yang diberikan oleh Kemenparekraf dan tiket.com.

Hal ini guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu atau pelanggan saat berwisata serta sebagai komitmen dan upaya untuk membantu menekan penyebaran virus corona.

Sementara itu, Public Relations Manager tiket.com, Sandra Darmosumarto, menjelaskan bahwa dalam upaya mendukung gerakan Kemenparekraf #DiIndonesiaAja, tiket.com menggelar tiket #DiIndonesia yang memberikan berbagai inspirasi liburan ke destinasi domestik, khususnya 5 Destinasi Superprioritas, di platform tiket.com.

“Kami percaya bahwa kemitraan berkelanjutan merupakan solusi kunci dalam mendorong pemulihan industri pariwisata Indonesia,” paparnya.

Komentar

VIDEO TERKINI