Investasi Jabar Terbanyak, BKPM: Provinsi Lain Perlu Belajar dari Kang Emil

Januari 28, 2021

KOTA BANDUNG, RAKYATJATENG – Dengan realisasi mencapai Rp120,4 triliun, Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih menjadi nomor satu dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2020. Secara nasional, realisasi nilai investasi di Indonesia sendiri mencapai Rp826,2 triliun.

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bahwa capaian investasi Jabar harus dicontoh oleh provinsi lain.

“Investasi Jabar terbanyak, provinsi lain perlu belajar dari Kang Emil. Apakah karena ada infrastruktur pendukung seperti Pelabuhan Patimban atau apa, sehingga menarik datangnya investor ke Jabar,” katanya dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 secara daring, Selasa (26/1/2021).

Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada investasi dan konsumsi. Saat ini investasi memberikan andil sebesar 30 persen sementara konsumsi sebesar 57 persen, bagi pertumbuhan ekonomi.

Namun demikian investasi akan menjadi pintu masuk untuk peningkatan konsumsi yang masif. Jabar menjadi provinsi dengan nilai investasi terbanyak secara nasional telah memberikan andil bagi pertumbuhan ekonomi.

“Jika ada investasi maka akan ada penyerapan tenaga kerja, memberikan penghasilan dan kepastian pendapatan, sehingga konsumsi masyarakat meningkat,” katanya.

Karena tidak bisa hanya mengandalkan dari lapangan pekerjaan yang disediakan oleh negara, menjadi PNS atau pegawai BUMN, maka perlu peran swasta melalui investasi.

Ia menyebutkan target investasi pada 2020 telah mencapai target. Dari perubahan target menjadi Rp817,2 triliun, BKPM mendapat Rp826,2 triliun atau 101,1 persen dari target.

Berdasarkan catatan BKPM, pada kuartal I/2020 capaian PMA (Penanaman Modal Asing) sebesar Rp98 triliun dan PMDN (Dalam Negeri) Rp112,7 triliun. Kuartal II perolehan PMA dan PMDN turun. Asing Rp97,6 triliun dan dalam negeri Rp94,3 triliun.

Komentar

VIDEO TERKINI