800 Nakes di Jateng Disuntik Vaksin Covid-19 pada Hari Pertama

Januari 14, 2021

Adapun, rincian fasilitas kesehatan yang melayani adalah 37 Puskesmas, tujuh rumah sakit dan satu Balkesmas di Kota Semarang. Sementara di Kota Surakarta ada tujuh puskesmas, 15 rumah sakit, serta satu klinik yang melakukan suntik vaksin kepada nakes.

Ia menyebut, belum menerima laporan detail terkait absennya 70 orang di Kota Semarang yang seharusnya menerima suntik imunisasi. Bisa jadi, karena yang bersangkutan ada kepentingan atau tugas.

Yuli berharap, mereka yang tidak hadir dalam penyuntikan vaksin di hari perdana bisa menjalaninya pada penjadwalan ulang.

“Kami akan klarifikasi dulu, alasannya apa. Kalau alasan tak bisa dipertanggungjawabkan tentunya ada langkah berikutnya. Bisa berupa persuasi atau edukasi. Untuk langkah represif itu langkah paling belakang,” tegas Yuli.

KIPI Ringan Sembuh

Yuli juga memaparkan, dari hasil laporan vaksinasi di hari pertama ada dua orang yang mengalami gejala ringan setelah vaksinasi. Mereka mengeluhkan nyeri pada bagian lengan, bekas suntikan.

“Ada yang KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) mereka dua orang dari Surakarta. Yang satu mengeluhkan (kemeng) nyeri pada lengan dan yang kedua agak nggliyer (pusing). Ini (kasus kedua) bisa jadi karena sebelumnya ada riwayat vertigo. Tapi itu bersifat subjektif dan individual. Mereka berdua sudah sembuh,” ungkapnya.

Ia meminta, kepada mereka yang telah mendapatkan vaksin agar dapat menjaga kebiasaan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Karena, seseorang masih bisa terinfeksi Covid-19, meskipun telah divaksin. Namun, gejala yang ditimbulkan sangat minor.

Perlu diketahui, Jateng mendapatkan droping vaksin sebanyak 62.560 dosis vaksin dari Pemerintah RI. Puluhan ribu dosis vaksin itu, kemudian didistribusikan ke tiga daerah yang dinilai membutuhkan prioritas tinggi penanganan Covid-19.

Komentar

VIDEO TERKINI