BMKG Imbau Warga Jateng Selatan Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Januari 13, 2021
Belum ada gambar

CILACAP, RAKYATJATENG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di wilayah Jawa Tengah bagian selatan maupun pegunungan tengah untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi dalam satu pekan ke depan.

“Berdasarkan data yang dirilis BMKG Pusat pada tanggal 12 Januari 2021, fenomena gelombang atmosfer ekuator MJO (Madden Julian Oscillation) sedang aktif di Samudra Hindia bagian timur yang dapat menyuplai masa uap air dan konvektifitas udara,” kata analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Rendi Krisnawan di Cilacap, Rabu (13/1/2021).

Dalam hal ini, kata dia, kehadiran MJO dapat bersuperposisi dengan penguatan Monsun Asia yang ditandai semakin kuatnya aliran angin lintas ekuator di Selat Karimata.

Oleh karena itu, kata dia, potensi cuaca ekstrem diprediksi dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Jawa Tengah dan akan berlangsung hingga tanggal 18 Januari 2021.

“Cuaca ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat atau petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran maupun penerbangan,” katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat di wilayah Jateng selatan dan pegunungan tengah khususnya Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen (Barlingmascakeb) untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi tersebut.

Lebih lanjut, Rendi mengatakan berdasarkan peta prakiraan deterministik curah hujan yang dirilis BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, jumlah curah hujan pada dasarian (10 hari, red.) kedua bulan Januari 2021 di wilayah Barlingmascakeb masih dalam kategori tinggi yang berkisar 151-200 milimeter per dasarian.

“Wilayah di Kabupaten Cilacap yang jumlah curah hujannya diprakirakan dalam kategori tinggi meliputi sebagian Dayeuhluhur, sebagian Wanareja, Majenang, Cimanggu, Cipari, Sidareja, Karangpucung, Gandrungmangu, sebagian Kedungreja, sebagian Patimuan, Bantarsari, sebagian Kampung Laut, Kawunganten, Jeruklegi, Kesugihan, Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Adipala, Maos, Sampang, Kroya, Binangun, dan Nusawungu,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI