2 Pekan PPKM, Pedagang Alun-Alun dan PKL Tawangmangu Tutup Total

Januari 11, 2021

KARANGANYAR, RAKYATJATENG – Ratusan pedagang Alun-Alun dan Taman Pancasila Karanganyar berharap bantuan sosial dari pemerintah selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dua pekan ke depan. Sebab, jualan mereka harus tutup total selama PPKM.

Koordinator Lapangan (Korlap) Usaha Kecil Menengah (UKM) Taman Pancasila Iriyanto mengaku sudah menerima surat edaran (SE) dari pemkab perihal pelaksanaan PPKM selama dua pekan mulai Senin-Senin (11-25/1).

”Kami buka mulai pukul 16.00 sampai 21.00 atau 22.00 saat malam Minggu. Kan tidak mungkin kalau hanya buka sampai pukul 19.00. Akhirnya diputuskan tutup total selama dua pekan. Ya pengunjung kan mulai ramai setelah Magrib atau jam 19.00,” terangnya.

Seperti diketahui, selama PPKM, Pemkab Karanganyar memberlakukan pembatasan jam malam untuk seluruh kegiatan bersifat kerumunan massa. Termasuk aktivitas jual beli pedagang. Jam malamnya yakni mulai pukul 19.00 sampai 05.00.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/2/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ir sapaan akrab Iriyanto berharap, pemkab memberi perhatian lebih kepada 200-an pedagang Taman Pancasila.

”Sudah ada yang mengeluh. Bagaimana untuk makan. Maka dari itu, kami harap pemkab memberikan sedikit bantuan. Misalnya, sembako. Setidaknya bisa meringankan beban,” ucapnya.

Senada diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Karanganyar Marioyono. Dia berencana mengusulkan untuk bisa mendapatkan bansos. Ada sekitar 300 pedagang yang berjualan di Alun-Alun Karanganyar.

Di sisi lain, Ketua Paguyuban PKL Bundaran HI Tawangmangu Wahyudi menyampaikan dukungan terhadap penerapan kebijakan PPKM. Tetapi, dia meminta kebijakan tersebut harus berlaku sama terhadap pelaku usaha lain. Seperti restoran dan warung makan. Selama ini PKL di Bundaran HI Tawangmangu buka 24 jam.

Komentar