Banjir Surut, Tanggul Jebol di Kudus Ditambal

Januari 4, 2021

KUDUS, RAKYATJATENG – Tanggul Jebol di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Jati, Kudus, mulai ditambal kemarin. Hal ini setelah kondisi air yang membanjiri wilayah tersebut perlahan surut. Meskipun belum total.

Penambalan mulai pukul 08.00. Satu alat berat didatangkan untuk mempercepat pekerjaan ini. Begitu pula deretan dam truk dengan material urugan. Tak lama berselang, satu truk berisi ratusan bambu tiba.

Penambalan dimulai dengan membentangkan tali di sepanjang tanggul yang jebol. Tali itu difungsikan untuk membuat semacam garis lurus. Yang menjadi acuan penancapan bambu.

Bambu-bambu sepanjang sekitar 8 meter kemudian ditancapkan dengan bantuan ekskavator. Dibuat dua baris. Setelah tertancap, bagian tengahnya diberi tanah yang telah dimasukkan ke dalam sand bag.

Nisar, perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Paket Pekerjaan Sungai Gelis menyampaikan, pihaknya mengerahkan 30 personel, dua ekskavator, dan beberapa truk dam untuk proses penambalan tanggul ini.

Satu ekskavator berada di lokasi tanggul untuk menancapkan bambu dan mengangkat tanah dalam sand bag. Satu lagi difungsikan untuk megeruk tanah di lahan yang berada di kiri jalan sebelum jembatan. Untuk kemudian, dimuat dengan truk dam dan dibawa ke lokasi.

Nisar menjelaskan, dalam proses penambalan ini, dikoordinasikan untuk fokus menutup tanggul sementara. Tujuannya, agar yang bocor tertutup dulu. Guna antisipasi kemungkinan turunnya hujan. Sehingga air kali Gelis kembali meluap. ”Untuk tanggul permanen akan dipikirkan setelah ini,” jelasnya.

Dalam proses penambalan ini, BBWS tak sendiri. Dibantu BPBD Kudus, Bagana Banser, polisi, TNI, dan warga sekitar.

Ketua Unit Bagana Banser Kudus Noor Yanto menyampaikan, pihaknya telah menginstruksikan personelnya untuk terlibat. ”Sejak awal kejadian kami telah terlibat. Dari proses awal evakuasi hingga penambalan hari ini. Penambalan ini, kami kerahkan sekitar 60 personel,” ujarnya.

Komentar

VIDEO TERKINI