Penumpang Pertama 2021 di Bandara Ahmad Yani Dapat Souvenir Berisi Masker hingga Vitamin

Januari 1, 2021

SEMARANG, RAKYATJATENG – Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyambut kedatangan penumpang domestik yang landing pertama kali di bandara di hari pertama tahun 2021, Jumat (1/1/2021).

Ucapan selamat datang diberikan kepada penumpang pesawat Citilink Indonesia QG 9790 tujuan Jakarta-Semarang dan Lion Air JT 625 tujuan Balikpapan-Semarang yang landing di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani pada pukul 06.50 WIB.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto beserta jajaran sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini dengan turut serta menyambut kedatangan para penumpang.

“Para penumpang kami berikan bunga tangkai dan souvenir yang berisi masker, hand sanitizer dan vitamin dengan harapan dapat dipergunakan dalam kegiatan sehari-hari di masa adaptasi kebiasaan baru ini,” ujar Hardi.

Selain itu, para penumpang disambut para petugas yang memegang spanduk bertuliskan Penyambutan Penumpang Pertama Tahun 2021 Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Kegiatan penyambutan ini rutin dilaksanakan setiap pergantian tahun sebagai bentuk ucapan selamat datang dan terima kasih kepada penumpang karena telah landing di bandara kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini.

Tak lupa penerapan protokol kesehatan juga dijalankan selama kegiatan berlangsung. Hal ini selain bertujuan untuk peningkatan pelayanan di bandara juga untuk memberikan travel and best customer experience kepada para penumpang.

Selama kegiatan Posko Nataru Angkutan Udara 2020/2021 berlangsung sejak 18 hingga 31 Desember 2020, total pergerakan pesawat mencapai 611, pergerakan penumpang 47.074, dan 30.870 kg pergerakan kargo.

“Jika dibandingkan dengan masa awal pandemi, trafik pesawat, penumpang dan kargo saat ini sudah mengalami peningkatan. Di tahun 2021 kami tetap optimis trafik dan kegiatan operasional bandar udara akan kembali pulih dan terus meningkat,” tutup Hardi. (Sen)

Komentar