Tebing Empat Meter Longsor, Akses Rahtawu Lumpuh 2,5 Jam

Desember 7, 2020

KUDUS, RAKYATJATENG – Tebing setinggi empat meter di Dukuh Krajan, Desa Rahtawu, Gebog, Kudus, longsor kemarin siang. Dalam kejadian tersebut, tidak terjadi korban jiwa. Hanya, material tanah menutup akses Jalan Rahtawu-Semliro sekitar 2,5 jam.

Dilansir dari Jawa Pos Radar Kudus, tebing setinggi empat meter longsor. Warga bersama tim relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus membersihkan material tanah yang memenuhi jalan.

Tim membersihkan tumpukan dengan alat seadanya, cangkul. Kendaraan yang melintas harus terhenti sementara. Petugas membersihkan material tanah secara bertahap. Hal ini untuk menanggulangi penumpukan kendaraan di lokasi.

Kepala Dusun 1, Dukuh Krajan, Desa Rahtawu, Sugiarto menyatakan, kejadian longsor tersebut terjadi pukul 13.30. Kejadian yang berada di RT 6/RW 1, itu juga diiringi hujan deras. tebing yang longsor tersebut kemiringannya sekitar 80 derajat.

Dia menjelaskan, kondisi awal, material tanah yang runtuh menutupi akses jalan utama. Dampaknya, tak bisa melintasi jalur tersebut. Dia telah menginstrukan warga untuk tidak melintas.

”Kami (warga, Red) langsung membersihkan material tanah bersama tim BPBD Kudus, agar tidak terjadi penumpukan kendaraaan. Butuh waktu dua jam untuk memindahkan material longsoran. Hingga selesai pembersihan sekitar pukul 16.00,” ungkapnya.

Dia menambahkan, longsor sering terjadi. Kejadian ini baru kali pertama di tahun ini. Untuk mengantisipasi agar tak terjadi longsor lagi, pihaknya akan mengupayakan penanaman pohon di lokasi.

Sementara itu, Kepala Pelaksanan Harian BPBD Kudus Budi Waluyo menyatakan, longsor terjadi karena curah hujan tinggi. Sehingga berdampak pada tergerusnya tebing. Selain itu, tidak adanya pohon besar yang memperkuat kontur tebing.

”Tidak ada korban jiwa dan materi. Hanya masih berpontesi terjadi longsor susulan,” ujarnya. (ks/gal/lin/top/JPR/JPC)

Komentar