Pembelajaran Tatap Muka di Jepara Tunggu Izin Keluar

Desember 1, 2020

JEPARA, RAKYATJATENG – Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta sekolah tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka sampai ada izin keluar. Keselamatan peserta didik harus diutamakan.

Andi menegaskan, hingga saat ini belum ada izin untuk pembelajaran tatap muka. ”Karena itu jangan paksakan dulu pembelajaran tatap muka,” katanya saat menghadiri dialog pendidikan peringatan Hari Guru Nasional di Gedung Serbaguna Disparbud kompleks wisata Bandengan pada Sabtu (28/11).

Jika semeseter genap ada pembelajaran tatap muka, Andi mengharuskan simulasi terlebih dahulu. ”Tetapi simulasi yang serius. Tidak hanya sebatas seremonial. Ajak semua pihak untuk rembukan, termasuk orangtua sebelum melakukan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan pembelajaran daring, Andi menekankan agar guru melakukan terobosan dan inovasi. ”Harus berani mencoba biar tidak tertinggal,” katanya.

Pelaksanaan pembelajaran daring mulai dilakukan pada Maret. Saat ini semua SD dan SMP di Kota Ukir masih melaksanakan pembelajaran daring. Termasuk sekolah yang berada di zona hijau Karimunjawa.

Dalam dialog pendidikan tersebut, hadir beberapa pejabat lain. Seperti Pelaksana Tugas Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, Kepala Disdikpora Agus Tri Harjono, Plt Kepala Disparbud Zamroni Lestiaza dan para pejabat terkait. Dialog pendidikan ini diikuti oleh perwakilan organisasi pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah SD dan SMP. (ks/emy/mal/top/JPR/JPC)

Komentar